src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kegiatan Art Market #3 di Rene Matcha. (Foto: Ist/Gerobooks Berau)Art Market by Gerobooks Berau hadir untuk mengeksplorasi kreativitas peserta melalui berbagai workshop yang menarik. Kegiatan ini dikemas dengan suasana yang santai dan ramah. Selain mendukung ekosistem seni dan kriya, Art Market juga menggandeng beberapa UMKM, kreator, dan seniman muda di Kabupaten Berau.
Art Market adalah pasar seni yang menampilkan berbagai seni, kerajinan tangan, hingga karya. Selain sebagai ajang jual beli, Art Market sering kali menjadi tempat workshop seni dan diskusi kreatif.
Penggerak Komunitas Gerobooks Berau, Risna Herjayanti mengungkapkan, gagasan Art Market muncul karena di Berau sendiri belum ada wadah untuk menjual karya para seniman, ilustrator, sastrawan dan pekerja kreatif lainnya.
“Padahal Berau punya banyak talenta kreatif serta potensi yang dapat dikembangkan,” ungkapnya pada Senin, 3 November 2025.
Komunitas di Berau yang aktif pada kegiatan literasi ini berupaya menciptakan kegiatan yang beragam dan memikat untuk mengasah kreativitas, belajar bersama tentang sesuatu hal yang baru dan menyenangkan. Kegiatan ini menyasar generasi muda Berau, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Guru Seni Budaya di SMAN 2 Berau ini menjelaskan, tujuan Art Market tentunya sejalan dengan misi Gerobooks yang fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui literasi untuk meningkatkan kesejahteraan hidup dari pekerja kreatif di Berau.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini secara tidak langsung juga dapat memperkenalkan Berau yang kaya akan budaya dan potensi wisatanya melalui karya kreatif dari seniman/ilustrator maupun pekerja kreatif,” ucapnya.
Kegiatan Art Market ini rutin dilaksanakan setiap bulan dan sudah dilaksanakan tiga kali. Art Market #1 digelar pada 2-3 Agustus 2025 di Pour Cafe, Jalan Durian 3. Menghadirkan workshop membuat bookmark, key chain pottery, dan journaling.
Art Market #2 digelar pada 13-14 September 2025 di Pour Cafe, Jalan Durian 3. Ada workshop sweet clay keychain, clay clock, dan seni grafis wood cut di totebag.
Belum lama ini, Gerobooks Berau kembali melaksanakan Art Market #3 yang digelar pada 1-2 November 2025 di Rene Matcha. Workshopnya yakni, fairy bracelet, flower make up, fun acrylic drawing, basic class digital Art, dan journaling class.
“Waktunya setiap Sabtu dan Minggu. Untuk tempat ke depannya masih dapat terus berkembang, karena kami ingin menjangkau lebih banyak audiens, jadi tidak hanya wilayah Tanjung Redeb saja,” tuturnya.
Kelas-kelas kreatif ini bertujuan untuk memperkuat literasi pada generasi muda Berau guna meningkatkan keterampilan dan mencipta suatu karya seni.
Menurutnya, literasi adalah seperangkat keterampilan yang memungkinkan seseorang untuk memahami, menginterpretasikan, menciptakan, dan mengomunikasikan informasi dalam berbagai bentuk.
“Karena kami meyakini bahwa kegiatan literasi dapat dilakukan dengan banyak kegiatan kreatif, seperti journaling, kelas gambar digital, melukis gelas, dan membuat kerajinan tangan lainnya,” ungkapnya.
Menurutnya, antusias peserta yang datang pada kegiatan ini tentatif, tetapi setiap kelas kreatif Art Market selalu ada peserta baru dan peserta lama yang telah mengikuti kelas Art Market sebelumnya.
Orang-orang yang tergabung dalam kegiatan Art Market saat ini terdiri dari seniman rupa yaitu Dwi Marda Nosesa yang merupakan lulusan dari UNY jurusan Seni Rupa, Desy Prasetyowati yang fokus pada Kriya Keramik lulusan dari ISI Solo. Sastrawan yang terkenal dengan “Ngamen Puisinya” yaitu Kristal Firdaus. Penggerak Literasi Gerobooks Berau yakni Risna Herjayanti, lalu rekan-rekan dari The Mada Mara yaitu Renata dan Amnil Izza, Syarifah dari Serudung Banua, Umy dari Jusi Florist. Riska Mey Liana dari kelas Journaling, serta ilustrator Berau yang tergabung dalam Tertapena yakni Ainun dan Filla.
“Harapannya kegiatan Art Market dan kelas kreatif dapat terus berkelanjutan dan rencana jangka panjang adalah memiliki ruang kreatif sendiri untuk memamerkan karya dan membuka kelas-kelas lanjutan,” demikian Risna. (Riska)