src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Hari ini di awal bulan Juli, terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru di Kalimantan Timur yang sangat luar biasa, yakni sebanyak 596 kasus. Sementara tingkat kesembuhan jauh lebih sedikit, yakni 111 kasus.
Berdasarkan rilis infografis COVID-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim per 1 Juli 2021 tercatat, total sebanyak 77.831 kasus COVID-19 di Kaltim. Yang mana pada hari ini terjadi penambahan sebanyak 596 kasus baru COVID-19.
Sedangkan, total kasus sembuh sebanyak 71.578 kasus, ada penambahan 111 kasus sembuh baru hari ini. Dengan total kasus meninggal sebanyak 1.842 kasus, hari ini bertambah 11 kasus meninggal.
3 kota di Kaltim masih menjadi daerah penyumbang terbesar kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru hari ini, yakni Balikpapan sebanyak 182 kasus, Samarinda 98 kasus dan Bontang 90 kasus. Pun dengan kasus kematian, Balikpapan menjadi yang terbanyak, yakni ada 5 kasus, Samarinda 4 kasus dan Bontang 1 kasus.
Khusus di Samarinda, angka kesembuhan jauh menurun. Hari ini hanya tercatat 9 kasus sembuh.
Koordinator Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kota Samarinda sekaligus Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ifran mengatakan, hari ini pihaknya melakukan pemakaman terhadap 5 jenazah secara protokol COVID-19 di taman pemakaman Serayu, Tanah Merah. Dimana, 4 jenazah berjenis kelamin laki-laki dan 1 jenazah berjenis kelamin wanita dengan status positif COVID-19 dan probable COVID-19.
“Tanggal 1 Juli terjadi pemakaman secara protokol COVID-19, 5 jenazah. 1 jenazah dari RS Medika Citra dan 4 jenazah dari AWS. 4 orang berjenis kelamin laki-laki dengan status positif COVID-19 dan seorang perempuan status probable COVID-19. Jumlah sampai saat ini jenazah yang dimakamkan di Serayu 594 orang. Dan dalam 2 hari ini terjadi peningkatan. Kemarin 6 orang, hari ini 5 orang, total 11 orang,” katanya, Kamis 1 Juli 2021.
Dia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat di Samarinda untuk selalu waspada, berhati-hati dan tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan.
“Saat ini wabah semakin meningkat di kota Samarinda. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Samarinda untuk tetap patuhi protokol kesehatan. Hanya itu yang bisa memutus mata rantai penularan,” tutupnya.
Penulis : Ningsih