23.6 C
Samarinda
Jumat, Agustus 6, 2021

Wilayah Kukar Menyusut karena IKN, DBH Berkurang?

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Mantan Wakil Bupati Kukar Chairil Anwar mengaku khawatir wilayah Kukar akan menyusut jika Ibu Kota Negara (IKN) baru terwujud.

“Saya pernah menghadiri rapat RUU IKN, nampaknya wilayah Kukar akan menyusut jika IKN sudah nyata terwujud,” ungkap Chairil saat menghadiri Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026, di ruang Serba Guna Bappeda Kukar, Kamis 24 Juni 2021.

Chairil menyebut, IKN bakal menjadi daerah tersendiri yang dipimpin oleh Kepala Otorita. Masalahnya, jika menjadi kawasan IKN jadi otoritas tersendiri, seperti Samboja, ada wilayah Kukar yang diambil.

“Jika wilayah Kukar berkurang sebagian, Dana Bagi Hasil (DBH) juga akan semakin berkurang, ”  ucapnya.

Menurutnya, Pemkab Kukar harus sudah membangun nilai tawar dari sekarang dengan meminta porsi lebih besar Dana Alokasi Umum (DAU). Terutama untuk bayar gaji pegawai dan kegiatan lainnya.

“Kita khawatir juga, kalau DBH berkurang membayar gaji pegawai dari mana, mau tidak mau melalui DAU, ” sebutnya.

Menanggapi kekhawatiran Chairil, Direktur Tata Ruang dan Penanganan Bencana Bappenas RI Sumedi Andono mengatakan, Pemkab Kukar tidak perlu khawatir berlebihan. Sebab, pembahasan IKN masih berlanjut.

“Kami pastikan, IKN membuat perekonomian masyarakat Kukar semakin pesat, ” jelas Sumadi, melalui Zoom Meeting.

Untuk pengembangan wilayah Kalimantan, kata dia, Pemerintah Pusat akan memperhatikan kota-kota kecil sebagai pusat pendidikan dan layanan kesehatan, serta pengembangan ekonomi lokal. Serta memastikan wilayah perbatasan negara, mendapatkan porsi pembangunan yang lebih demi kedaulatan negara.

“Pusat berkomitmen membangun konektivitas wilayah melalui infrastruktur terintegrasi, ” ucap Sumedi.

Untuk Kaltim, kapasitas kelembagaan daerah serta tata kelola pemerintahan daerah dan desa akan ditingkatkan demi mewujudkan daya saing.

“IKN yang kita inginkan di Kaltim demi peningkatan antarwilayah, kesempatan kerja, menciptakan investasi baru, serta peningkatan kontribusi investasi nasional di Kaltim, ” paparnya.

Penulis: Andri
Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar