34 C
Samarinda
Friday, September 24, 2021

Warga Tak Keberatan Jenazah COVID-19 Dikebumikan di Pemakaman Umum

HEADLINEKALTIM.CO,SAMARINDA–Aturan baru soal pemakaman jenazah pasien COVID-19 tak lagi dipusatkan di Taman Pemakaman Raudlatul Jannah di Jalan Serayu, Kelurahan Tanah, Samarinda Utara, tampaknya diterima dengan baik oleh warga.

Camat Palaran Suwarso, mengaku, masyarakatnya hingga saat ini telah memahami bahwa jenazah pasien COVID-19 tidak akan menularkan virus.

Warganya tanpa keberatan menerima jenazah pasien COVID-19 untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada di wilayah Palaran.

Hingga saat ini, kata dia, sudah ada 10 jenazah pasien COVID-19 yang merupakan warga Palaran dimakamkan di TPU di daerah tersebut.

Terbanyak di Kelurahan Bukuan, 5 jenazah, Bantuas dan Simpang Pasir masing-masing 1 jenazah, Padat Karya Handil Bakti 3 jenazah.

Pun demikian dengan petugas pemulasaraan direkrut dari petugas rukun kematian yang ada di tiap-tiap RT.

“Alhamdulillah masyarakat kita menerima karena masyarakat sudah paham bahwa orang yang meninggal, virusnya sudah mati. Sehingga warga mengizinkan jika ada warga Palaran yang meninggal karena COVID-19 dimakamkan di TPU biasa, baik pasien isoman maupun yang meninggal di rumah sakit,” katanya.

“Kalau petugas pemulasaraan, direkrut dari rukun kematian masing-masing. Kalau penggali kubur, bisa dari petugas maupun keluarga. Rencananya nanti akan ada latihan pemulasaraan untuk jenazah COVID-19 non muslim,” sambungnya.

Sementara, untuk pelengkapan alat pelindung diri (APD) yang disiapkan untuk pemulasaraan jenazah pasien COVID-19 di Palaran, dikatakan Suwarso hingga saat ini masih cukup.

“Alhamdulillah sampai detik ini stok APD kita cukup, tapi pemulasaraan perlu penambahan (tenaga) yang setiap saat bisa kita minta ke Labkesda,” pungkasnya.

Diketahui, selama ini semua jenazah pasien yang terkait dengan COVID-19, selalu dimakamkan di pemakaman khusus yang disediakan di Taman Pemakaman Raudlatul Jannah di Jalan Serayu, Kelurahan Tanah, Samarinda Utara.

Namun, dalam surat terbaru yang dikeluarkan oleh Wali Kota Samarinda, kini proses pemakaman jenazah pasien Covid-19 bisa dilakukan di tempat pemakaman umum.

Hal ini merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/4834/2021 tentang Penatalaksanaan Pemulasaraan dan Pemakaman Jenazah COVID-19.

“Pemakaman jenazah COVID-19 dapat dilakukan di Tempat Pemakaman Umum di Kota Samarinda,”salah satu poin surat yang ditandatangani Wali Kota Andi Harun pada, Rabu 28 Juli 2021.

Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

Komentar