HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo menyambut baik tingkat partisipasi pemilih yang tinggi di Pilkada serentak tahun 2020.
Dia mengatakan walaupun perhelatan Pilkada berada di tengah masa pandemi Covid-19, tapi antuasias masyarakat tetap tinggi untuk menyalurkan hak suaranya, memilih kepala daerah.
Terutama di Samarinda, Sigit Wibowo menilai angka partisipasi pemilih mencapai lebih dari 50 persen pada pukul 10 pagi tadi. Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara di jam yang sama tingkat partisipasi pemilih baru mencapai 40 persen.
Penilaian tersebut berdasarkan hasil pantauan dirinya bersama dengan Gubernur Kaltim Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi dan unsur Forkopimda Kaltim yang langsung melakukan sidak di sejumlah TPS di Samarinda dan Kukar sejak Rabu 9 Desember 2020 pagi.
“Hasil pantauan, kalau saya lihat TPS di Samarinda sudah lebih 50 persen. Tapi kalau di Kukar masih sekitar 40 persen. Diharapkan selesai batas waktunya nanti bisa mencapai 60 hingga 70 persen, sesuai target nasional. Insyaallah begitu,” ucapnya Rabu sore.
Secara umum, kata Sigit Wibowo Pilkada serentak digelar untuk mendapatkan pemimpin daerah yang terbaik, sehingga diharapkan mampu memberikan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Kita maunya mendapat pemimpin yang terbaik. Dari pemimpin inilah kita harapkan, mendapatkan pemimpin kesejahteraan bagi masyarakat. Untuk itu, partisipasi masyarakat untuk memilih sangat diperlukan,” ujarnya.
Terkait dengan hasil suara, Sigit Wibowo meminta masyarakat untuk sama-sama menunggu hasil perhitungan KPU. Ia meminta agar masyarakat dapat tenang, tetap menjaga kondusifitas.
“Kalau hasil kan kita menunggu. Prosesnya pagi pencoblosan, jam 1 siang selesai. Nanti kita mulai menghitung, lalu mulai memproses. Kita tunggu saja saja. Tetap tenang,” pesannya. (ADV)
Penulis : Ningsih
Editor : Amin