src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Jembatan desa yang rusak. (ist) HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Jembatan penghubung antardesa di Desa Semoi Dua Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dikeluhkan lantaran kondisinya rusak parah.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pekerjaan Umum (PU) Kecamatan Sepaku Dedy ketika dihubungi mengakui mendapat keluhan warga mengenai jembatan tersebut. Jembatan yang berada di Jalan Vico Desa Semoi Dua itu akan segera mendapat penanganan.
“Terkait jembatan Semoi Dua, kemarin saya dan Pak Kades sudah meninjau jembatan tersebut,” ungkapnya, Kamis 31 Maret 2022.
Pihaknya pun akan bekerjasama dengan pemerintah desa untuk segera melakukan perbaikan agar tidak lagi dikeluhkan serta membahayakan warga. “Untuk penanganan nantinya, rencananya akan bekerja sama dengan pemerintah desa. Material untuk pondasi pihak desa mau menyiapkan sementara unit alat berat menggunakan UPT PU Sepaku,” ungkap Dedy.
Meski demikian, dirinya belum dapat memberikan kepastian kapan waktu penanganan dilakukan mengingat material belum tersedia. Alat berat juga mereka masih dalam tahap perbaikan. “Ada kendala di unit,” pungkasnya.
Diketahui, jembatan mengalami kerusakan karena bagian kiri dan kanan terkikis air sungai. Akses penghubung ini juga telah berulang kali alami kerusakan karena banjir mengingat materialnya dari kayu ulin.
Penulis: Teguh
Editor: MH Amal