src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> TPS3R Loa Lulu Kelola 34 Jenis Sampah yang Mendatangkan Cuan, Warga Nikmati Manfaat

TPS3R Loa Lulu Kelola 34 Jenis Sampah yang Mendatangkan Cuan, Warga Nikmati Manfaat

2 minutes reading
Wednesday, 18 Jun 2025 15:12 525 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Apa yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Loa Kulu dengan mengelola Tempat Pembuangan Sampah Reduce Reuse Recyle (TPS3R) patut diapresiasi. Sejak dibangun tahun 2023 hingga saat ini, masyarakat menikmati banyak manfaat secara ekonomi.

Headlinekaltim.co melihat secara langsung TPS3R tersebut bersama Kasi Pelayanan Umum Pemcam Loa Kulu, Muhammad Fadli, Selasa 17 Juni 2025.

Masuk ke pintu gerbang TPS3R, terlihat aktivitas tenaga kerja yang sibuk melakukan pemilahan sampah. Berbagai jenis sampah plastik, kering dan basah dipisahkan. Setidaknya ada puluhan jenis sampah yang dikelola TPS3R.
“Ada 34 jenis sampah yang kami kelola, dan semuanya mempunyai nilai ekonomis,” ucap Fadli.

Dari segi keuntungan ekonomi, kata Fadli, ada perputaran uang sebesar Rp 5-7 juta per bulannya. Itu dari pemilahan sampah saja. Belum lagi dari penjualan. Untuk sampah plastik dihargai Rp 5.000 per Kg.

Pembeli sampah plastik Loa Kulu dari Kota Samarinda yang sudah berlangganan. Pembeli senang karena limbah sampah dari Loa Kulu sudah dalam keadaan bersih atau tidak perlu dicuci lagi. “Menjual sampah plastik yang sudah diolah juga butuh jaringan pembeli yang berani memberikan harga yang kompetitif sehingga keuntungan juga bisa merata,” ucapnya.

TPS3R Loa Kulu menggandeng Bank Ssampah Simpahmas (Simpan Sampah Tabung Emas) dengan total jumlah pekerja mencapai 26 orang. Sebanyak 13 orang diperbantukan dari kabupaten, dan 13 warga lokal Loa Kulu dari beberapa desa.

“Memang untuk operasional dan perawatan masih dibantu oleh kami di kecamatan. Ke depannya akan dikelola secara mandiri,” ujarnya.

TPS3R Loa Kulu sudah punya alat kemas sampah plastik dan alat pencacah sampah organik sehingga bisa menghasilkan pupuk organik. Dipakai untuk keperluan tanaman sekitar lokasi TPS3R. Selain itu, ada alat Incinerator atau pembakar sampah dengan kapasitas yang besar 9 ton sampah per 24 jam.

“Dengan pengelolaan sampah yang berhasil di TPS3R, sudah 15 lembaga yang datang studi banding ke kami. Selain dari Kukar, ada juga dari Kutai Timur, Balikpapan dan Samarinda,” pungkasnya.(Andri)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x