Beranda BUMI ETAM Tingkatkan Kapabilitas Inspektorat, BPKP Lakukan Pelatihan

Tingkatkan Kapabilitas Inspektorat, BPKP Lakukan Pelatihan

Tingkatkan Kapabilitas BPKP Lakukan Training
Kepala perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI untuk provinsi Kaltim Supriyadi (foto: Ningsih/headlinekaltim.co)
Advertisement
  1. HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kepala perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI untuk provinsi Kaltim Supriyadi ikut mendampingi Gubernur Kaltim Isran Noor pada acara penandatanganan nota kesepakatan dan rencana kerja yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri dan BPKP RI yang dilangsungkan secara virtual dari ruang Heart of Borneo Kantor Gubernur Kaltim, Rabu 2 Desember 2020.

Usai mengikuti acara, Supriyadi menyebut pertemuan ini untuk menindaklanjuti penandatanganan MoU antara Menteri Dalam Negeri dengan Kepala BPKP RI pada 3 November silam dan penandatanganan kedua yang dilaksanakan pada 25 November lalu. Selain itu juga dilakukan penandatanganan antara inspektur Jenderal Kemendagri dengan salah satu Deputi BPKP RI.

“Untuk implementasi yang ini supaya lebih ada pelaksanaan yang lebih riil. Maka dilanjutkan ke seluruh daerah provinsi di Indonesia. Diadakan penandatanganan antara Gubernur dengan Kepala Perwakilan BPKP di masing-masing daerah,” ucapnya.

Supriyadi mengatakan BPKP telah melakukan upaya untuk lebih mempertajam pengawasan keuangan di seluruh tingkatan pemerintah.

Selain itu, guna meningkatkan skill seluruh inspektorat, BPKP melakukan berbagai pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan tenaga inspektorat.

Advertisement

“Bagi calon inspektur daerah dan inspekturnya sendiri yang belum pernah punya sertifikat ini, BPKP menyarankan untuk melakukan semacam training, pelatihan untuk lebih baik lagi,” ujarnya.

Diakuinya, saat ini masih banyak tenaga inspektur yang datang bukan dari latar belakang seorang auditor.

Baca Juga  Gubernur Kaltim Ikuti Penandatanganan Nota Kesepakatan Rencana Kerja Kemendagri dan BPKP Secara Virtual

“Selama ini masih ada inspektur yang notabene background knowladge bukan seorang auditor atau seorang akuntan. Jadi nanti disamaratakan biar kompetensi dan hasilnya betul-betul bisa lebih baik,” pungkasnya. (ADV)

Penulis : Ningsih

Editor : Amin

Komentar
Advertisement