src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Tiga Kampung di Berau Teraliri Listrik 24 Jam

Tiga Kampung di Berau Teraliri Listrik 24 Jam

2 minutes reading
Wednesday, 1 Mar 2023 21:05 372 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Peresmian Pelayanan Listrik di Kampung Tabalar Muara, Tabalar Ulu Kecamatan Tabalar serta Kampung Biatan Bapinang Kecamatan Biatan dilaksanakan pada Rabu 1 Maret 2023.

Bupati Berau, Sri Juniarsih menyampaikan, terealisasinya listrik di tiga kampung merupakan sebuah langkah yang konkret dan  sudah lama ditunggu oleh masyarakat.

“Ini merupakan sebuah keseriusan dan konsisten dari PLN dalam pemenuhan listrik daerah yang jauh dari ibu kota kabupaten Berau,” jelasnya di aula pertemuan kampung Tabalar Muara.

Menurutnya, sumber listrik sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting apalagi di era globalisasi dan modernisasi sehingga harus direalisasikan.

“Ini penting sekali dalam aktivitas masyarakat termasuk di bidang ekonomi dan menjadi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan taraf kehidupan mereka,” tuturnya.

Diharapkan, peresmian ini dapat meningkatkan berbagai sektor ekonomi kreatif untuk tumbuh dan bergerak secara maksimal.

“Sementara yang belum sampai agar bisa tindaklanjuti sehingga dapat dimanfaatkan dengan maksimal terkait pelayanan masyarakat saat ini,” ujarnya.

Kata Sri, zaman digitalisasi perlu pelayanan cepat. Dengan adanya peresmian ini kepala kampung dapat segera mempercepat proses pembangunan kampung masing-masing.

“Pak kakam bisa lebih maksimal dalam melakukan pelayanan di kampungnya dengan meningkatkan status kampungnya,” bebernya.

Pihaknya meminta PLN agar dapat memacu pemasangan jaringan listrik di kampung yang belum teraliri listrik.

Asisten Manager Perencanaan PLN UP3 Berau, Rahmad Adi Widodo menyampaikan, dengan dukungan dan support dari seluruh stakeholder yang ada, pihaknya dapat melistriki kampung Tablar Muara, Tabalar Ulu, dan Biatan Bapinang di Kabupaten Berau yang beroperasi 24 jam.

“Pembangunan listrik masuk road map pada tahun 2022. Sementara untuk survey, pemetaan, dan kajian di Tabalar Muara dan Tabalar Ulu sudah dilakukan sejak tahun 2021,” ucapnya.

Dikatakannya, PLN UP3 Berau juga mengalami rintangan dan tantangan selama proses tersebut. Namun, berkat dukungan dan support dari seluruh stakeholder akhirnya dapat terealisasi.

“Terdapat banyak kendala baik dari sisi internal dan eksternal di Tabalar, salah satunya kondisi geografis kecenderungan memiliki batu karang yang keras sehingga memerlukan alat khusus,” bebernya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat dapat bijak menggunakan energi listrik dan waspada jika terjadi bencana yang menyebabkan korsleting listrik.(**)

Penulis: Riska

LAINNYA
x