23 C
Samarinda
Thursday, October 28, 2021

Tekan Dampak Banjir, Walikota Andi Harun Minta Sekda Evaluasi Izin Pematangan Lahan

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Walikota Samarinda Andi Harun mengaku telah meminta Sekda untuk evaluasi semua izin pematangan lahan agar bisa menekan dampak lingkungan yang ditimbulkannya terutama banjir.

“Saya sudah minta pada pak Sekda untuk mengevaluasi semua izin pematangan lahan. Kita tidak ingin APBD habis setiap tahun hanya untuk anggaran banjir,” kata Andi dalam pidato perdananya sebagai wali kota, Jumat 26 Februari 2021.

Andi Harun menyampaikan itu pada Rapat Paripurna masa persidangan 1 Tahun 2021 DPRD Kota Samarinda yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Samarinda Sugiono.

Dalam pidatonya, Andi Harun menilai bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi untuk atasi banjir di Samarinda, tak memberi dampak lebih baik jika pemerintah kota masih membiarkan izin pematangan lahan secara liar terjadi.

“Provinsi selalu membantu tapi tidak ada gunanya. Kami Pemkot niat sangat mulia membantu tapi tidak bisa dipungkiri ada satu dua pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi dan golongan tertentu,” ujar Andi.

Ke depan, Pemerintah Kota tak langsung menyetop izin pematangan lahan yang sudah berjalan. Hanya saja, diperlukan evaluasi kembali izin tersebut agar digunakan semestinya sehingga tak menimbulkan banjir.

“Kita tidak menghapus tapi evaluasi secara ketat sehingga izin pematangan lahan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Andi.

Hadir pada rapat Paripurna kali ini adalah unsur pimpinan dan Anggota DPRD kota Samarinda, Wakil Walikota Samarinda Rusmadi Wongso, Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat, unsur Forkompinda Kota Samarinda.

Andi Harun mengucapkan terimakasihnya kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada dirinya bersama Rusmadi Wongso untuk memimpin Kota Samarinda.

Ia menyebut, ucapan terimakasihnya itu adalah sebagai bukti bahwa segala sesuatu yang terjadi di muka bumi, atas kehendak Tuhan.

“Menandai rasa syukur kami, izinkan saya menyampaikan kalimat yang paling penting, bahwa saya dan Pak Rusmadi hadir di sidang Paripurna ini sebagai perwujudan dari hebatnya masyarakat Samarinda,” ucapnya.

Sebagai langkah awal keseriusan, keduanya juga telah membuat komitmen untuk saling berdampingan dan bersinergi dengan lembaga atau instansi pemerintah, termasuk DPRD kota Samarinda.

“Saya minta rapat Paripurna diikuti seluruh OPD agar semangat baru, babak baru hubungan kelembagaan Pemkot dan DPRD dapat dimulai hari ini. Kita ingin dan berharap dukungan dari DPRD untuk pembangunan ke depan, meminimalisir kejadian tentang dampak alam. Saya dan Pak Rusmadi, berhasilnya tidaknya pemerintah kota menangani banjir, tidak terlepas dari hubungan baik Ketua dan Wakil Ketua dan anggota DPRD Samarinda,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, tidak ada lagi politik, tidak ada lagi identitas nomor urut 1,2 dan 3. Menurut dia, saat ini adalah bersama-sama membangun kota Samarinda.

Penulis: Ningsih

Editor: Amin

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU