22.7 C
Samarinda
Minggu, April 18, 2021

Tak Punya KTA Kadin Tidak Boleh Ikut Lelang Proyek Pemerintah

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pada Senin 5 April 2021 bertempat di Hotel Mercure Samarinda lantai 3, dilaksanakan pelantikan Kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Samarinda.

Muhammad Ridwan kini sah menakhodai Kadin Kota Samarinda setelah dilantik oleh Ketua Kadin Provinsi Kaltim Dayang Donna Faroek.

Hadir pada acara tersebut Ketua Kadin Pusat M Arsjad Rasjid, Walikota Samarinda Andi Harun, Ketua DPRD Kota Samarinda Sugiono, Wakapolresta Samarinda AKBP Eko Budiarto SIK dan Ketua Kadin se-kabupaten/kota Kaltim.

Dayang Donna Faroek mengharapkan, pengurus Kadin kota Samarinda yang baru dilantik untuk dapat bersinergi dengan Pemkot membangun Samarinda untuk lebih baik dan maju.

Pada kesempatan itu, dia juga mengingatkan dan mewajibkan kepada seluruh anggota Kadin di Kaltim untuk memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).

KTA itu, kata dia, bukan hanya sebagai identitas administrasi data keanggotaan. Namun, termasuk untuk memudahkan ketika akan melakukan kerja sama dengan pihak pemerintahan dan swasta.

Donna juga mengancam anggotanya yang tidak memiliki KTA Kadin, tidak akan diberi jatah lelang proyek baik di pemerintah maupun swasta.

“Tidak punya KTA, tidak boleh ikut lelang, tidak boleh masuk kantor wali kota. Itu saya perintahkan. Karena kebijakan pemerintah, untuk melakukan pekerjaan pemerintah dan swasta harus punya KTA Kadin,” tegasnya.

Andi Harun mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus Kadin Samarinda. Dirinya berharap, Kadin Samarinda dapat membantu Pemkot Samarinda melaksanakan program jangka panjang.

Menurutnya, Kadin sebagai wadah berhimpun pengusaha yang memobilisasi pengusaha dapat memajukan produksi serta memperluas pasar sehingga dapat memicu pertumbuhan ekonomi.

Menurut Andi Harun, sejak dirinya dilantik menjadi Wali Kota Samarinda, ia telah mengambil kebijakan untuk tetap membuka aktivitas masyarakat, terutama kegiatan ekonomi di hari Senin hingga Minggu.

Namun, dia meminta dukungan dari seluruh pihak. Tidak hanya dari TNI-POLRI tetapi juga pelaku usaha untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Kami masih harus ke Citra Niaga setiap malam Minggu. Setiap Sabtu-Minggu dulu pelaku ekonomi teriak. Begitu saya dilantik, tidak ada lagi penutupan sampai ada perintah nasional kita buka, asal protokol kesehatan dijalankan. Saya minta Kadin bisa membantu Pemkot untuk sosialisasi untuk gunakan Prokes karena dari Jakarta tugas kita sama, memutus mata rantai COVID,” kata mantan Legislator Karang Paci ini.

Muhammad Ridwan mengatakan, pihaknya akan segera mungkin melakukan audiensi dengan Wali Kota Samarinda untuk dapat berkolaborasi dan bersinergi membangun Samarinda.

Terkait dengan wajibnya setiap anggota Kadin memiliki KTA, dia memastikan bahwa pihaknya juga menerapkan kebijakan tersebut.

“Tentu akan kami laksanakan perintah ini. Bagi pengurus yang sudah dilantik tapi belum punya KTA, kami beri waktu 3 bulan untuk mengurus. Tapi jika sudah lebih dari 3 bulan tidak juga memiliki KTA, maka akan ada sanksi tegas, yaitu kami akan mencabut kepengurusannya di Kadin Samarinda,” tegasnya.

Penulis : Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar