src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Riska/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau untuk terus mempromosikan makanan khas di Kabupaten Berau, seperti Ancur Paddas dan Puncak Rasul.
Menurutnya, Kabupaten Berau memiliki potensi yang sangat luar biasa. Mulai dari Sumber Daya Alam (SDA), pariwisata, kuliner, budaya, hingga sejarahnya. “Makanan khas ini menjadi salah satu daya tarik pariwisata Berau,” ucapnya.
Sebagai upaya pelestarian kuliner tradisional, Disbudpar Berau melakukan kolaborasi bersama TP PKK Berau untuk mengadakan lomba Ancur Paddas dan Puncak Rasul dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53 Kabupaten Berau Tahun 2025, sekaligus memperingati Hari Jadi ke-72 Kabupaten Berau.
“Kita memperkenalkan makanan khas Berau kepada generasi muda maupun kepada wisatawan yang berkunjung ke Berau,” ucapnya.
Selain itu, Sri Juniarsih mengajak anak-anak muda untuk mempelajari dan menguasai teknik memasak makanan khas Berau. Hal ini sebagai bentuk meregenerasi ilmu dan melestarikan kuliner khas Berau.
“Diperlukan langkah-langkah strategis dalam mempromosikan agar wisata kuliner khas Berau dapat memberikan dampak yang positif bagi perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir mengatakan, Ancur Paddas dan Puncak Rasul merupakan makanan khas Berau yang harus dijaga kelestariannya. “Kita ingin tahu bahwa inilah kuliner khas Berau. Setelah itu dilestarikan dan dibuat sejarahnya,” bebernya.
Kemudian, dibuat sedemikian rupa sehingga menarik wisatawan untuk mencoba. Pihaknya sudah menyampaikan kepada pihak hotel, penginapan, dan cottage untuk menyajikan sarapan berupa Ancur Paddas atau Puncak rasul kepada wisatawan. “Saya harapkan itu konsisten, dengan begitu akan tersosialisasikan,” pungkasnya. (Adv/Riska)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya