src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Vaksinasi massal yang digelar Sequis. (ist) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Menyukseskan program pemerintah guna tercapainya herd immunity, PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis) menggelar kegiatan vaksinasi dosis pertama jenis Sinopharm untuk seribu orang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Buddhist Center Samarinda, pada 31 Oktober 2021. Vaksinasi tidak hanya diberikan kepada karyawan dan nasabah, tetapi juga pada masyarakat umum.
BP Royal Diamond Agency Squis Samarinda, Fendy Susanto mengatakan, kegiatan vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan Squis sebagai bentuk dukungan kepada program pemerintah guna menjaga dan melindungi warga Samarinda dari penyebaran virus COVID-19.
Selain itu, diharapkan kegiatan ini juga dapat berdampak pada menurunnya tingkat penularan virus COVID-19 sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya kembali.
“Kasus COVID memang sudah melandai. Namun, bukan berarti kita menjadi lalai dan tidak divaksin karena sewaktu-waktu dapat saja naik kembali. Apalagi saat ini masyarakat sudah kembali beraktivitas, juga menjelang masa liburan akhir tahun sehingga kita harus waspada akan ancaman gelombang ketiga yang dapat terjadi menjelang libur natal dan tahun baru,” ucapnya.
Dikatakannya, pelaksanaan vaksinasi tersebut melibatkan vaksinator dari RS Samarinda Medika Citra. Dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat. “Vaksinasi dan menjalankan protokol kesehatan adalah langkah terbaik untuk menghindari paparan virus,” ujarnya.
Fendy menambahkan, pelaksanaan vaksinansi COVID-19 di Samarinda ini sejalan dengan komitmen Squis yang ingin membantu masyarakat untuk mencapai hari esok yang lebih baik. Komitmen itu tercermin dari pembayaran klaim yang dilakukan Squis.
Tercatat, hingga September 2021, Squis telah membayar klaim kematian dan kesehatan terkait COVID-19 sebesar Rp 327.941 miliar untuk lebih dari 12.201 kasus kematian.
Dia menjelaskan pentingnya berasuransi untuk masyarakat yaitu untuk memberikan perlindungan bagi diri dan keluarga dari faktor resiko hidup, seperti sakit, kecelakaan dan kematian yang dapat mengganggu keuangan keluarga.
“Kami ingin memberikan pemahaman soal pentingnya berasuransi yaitu asuransi merupakan perjanjian bersyarat. Artinya, saat membeli produk asuransi, anda harus dalam kondisi sehat dan jujur mengenai kondisi kesehatan, juga harus memahami manfaat dari produk asuransi tersebut,” terangnya.
“Jangan alergi pada asuransi, karena asuransi akan membantu kita merencanakan dan mengantisipasi segala kemungkinan resiko yang dapat terjadi, terlebih di masa pandemi COVID-19,” pungkasnya.
Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal