src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Sepanjang tahun 2022, Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan (Basarnas) Kaltim mencatat sebanyak 24 kejadian laka kapal di Kaltim. Yang mana, jumlah kejadian ini banyak terjadi di Sungai Mahakam.
Dari jumlah 24 kejadian laka kapal tersebut, sebanyak 33 orang berhasil diselamatkan, 16 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan 5 orang lainnya dinyatakan hilang.
“Untuk kejadian laka kapal banyak terjadi di Sungai Mahakam, sisanya tersebar di perairan yang masuk wilayah Kaltim, ” terang Kasi Ops Basarnas Kaltim Basri, saat dikonfirmasi Headlinekaltim.co melalui sambungan telepon, Sabtu 31 Desember 2022.
Selain menangani laka kapal, Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan lanjut Basri, sepanjang tahun 2022 juga menangani pertolongan dan evakuasi terhadap bencana yang ada di Kaltim, dengan total sebanyak 5 kejadian bencana, dengan total warga yang diselamatkan sebanyak 1.341 jiwa.
Untuk kasus Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) , dalam catatan Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan juga mencatat sebanyak 28 kejadian.
“Untuk kondisi membahayakan manusia yang kami laksanakan di tahun 2022 ini ada 28 kejadian, dengan korban selamat sebanyak 12 orang, meninggal dunia sebanyak 26 orang dan 3 orang hilang,” imbuhnya.
Khusus menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan juga membentuk 4 pos dalam operasi Siaga SAR Khusus. Yakni Pos SAR Balikpapan, Pos SAR Samarinda, Pos SAR Kutai Timur dan Pos SAR Berau.
Penulis : Ningsih