23 C
Samarinda
Sunday, May 22, 2022

Rekrutmen Honorer Nakes Dilakukan Dalam Waktu Dekat

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Peningkatan kasus COVID-19 di Kaltim nyaris melumpuhkan layanan di rumah sakit, lebih dari sepekan terakhir. Ini lantaran banyak pasien yang dirawat tidak sesuai dengan jumlah Bed Occupancy Rate (BOR) atau rasio ketersediaan tempat tidur.

Kondisi ini diperparah dengan banyaknya tenaga kesehatan (Nakes) yang juga terpapar COVID-19 hingga mengganggu layanan rumah sakit.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi meminta kepada masyarakat yang dinyatakan positif COVID-19 dan tidak memiliki gejala berat dapat melakukan isolasi mandiri. Ini dapat meringankan kerja Nakes di rumah sakit.

Wagub memaklumi kondisi saat ini akan memunculkan kekhawatiran. Namun, ia mengajak seluruh masyarakat untuk optimistis menghadapi pandemi dengan mendisiplinkan protokol kesehatan.

“Kita minta masyarakat, bagi yang tidak terlalu parah, bisa berobat secara mandiri dan isolasi mandiri sehingga tenaga kesehatan kita bisa efektif menyimpan tenaganya dengan maksimal melayani pasien yang kondisinya parah,” katanya pada HEADLINEKALTIM.CO usai menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Litbang, Kamis 15 Juli 2021.

Disinggung mengenai rencana penambahan Nakes untuk pasien COVID-19, mantan legislator Senayan ini menyebut, saat ini rekrutmen Nakes sudah spesifik.

Namun, ke depan diharapkan ada rekrutmen tenaga honorer untuk Nakes dalam jumlah besar guna mengantisipasi melonjaknya kasus COVID-19.

“Nakes ini kan spesifik. Mau ditambah bagaimana kalau sudah demikian yang ada. Kan ini ada yang bekerja untuk COVID, ada yang untuk non COVID. Itu sudah berapa kali digeser, ya masih kurang juga. Ini masih berturut-turut di atas 1.000 kasus. Jadi Nakes ini tenaga spesifik. Makanya, ke depan penerimaan tenaga honorer maupun Nakes bisa diperbanyak supaya bisa bermanfaat bagi kita. Setidaknya dalam waktu dekat bisa menerima Nakes yang honorer,” katanya.

Dia juga mempersilahkan  pada daerah untuk memanfaatkan wisma atlet. Namun, perlu diperhatikan kondisi dan Nakes yang akan dikerahkan. “Tempatnya dibuka, Nakesnya kurang, susah juga. Jadi dibuka itu sesuai dengan Nakes yang ada. Kalau mau digunakan, silakan,” ucapnya.

Kepada masyarakat, Wagub juga mengimbau untuk sering mengkonsumsi makanan dan minuman yang dapat meningkatkan imunitas, di antaranya mengkonsumsi olahan jahe. Bahkan dia memerintahkan kepada pemilik hotel dan restoran di Kaltim untuk menyediakan minuman jahe.

“Dikonsumsi rutin, kalau setahun sekali, ya ga ada manfaatnya. Untuk itu saya perintahkan semua hotel dan restoran harus menyediakan minuman jahe karena minuman ini murah meriah tapi manfaatnya besar,” imbaunya.

Terpisah, Kepala Instalasi Humas dan PKRS RSUD AW Sjahranie Samarinda dr Arysia Andhina yang dikonfirmasi HEADLINEKALTIM.CO membenarkan jumlah Nakes yang terpapar COVID-19 bertambah menjadi 100 orang.

Akibatnya, pelayanan kesehatan di IGD maupun pelayanan untuk pasien COVID-19 semakin berat. “Iya, benar,” ucapnya membalas pesan singkat WhatsApp media ini, Kamis 15 Juli 2021.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU