33.4 C
Samarinda
Saturday, July 2, 2022

PPKM Level 2, Festival Mahakam Kembali Digelar 5-7 November

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Samarinda akan menggelar Festival Mahakam (Fesma) tahun 2021, di Taman Bebaya, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang pada tanggal 5-7 November 2021.

Agenda tersebut digelar menyusul Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 untuk Kota Samarinda.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani mengatakan pelaksanaan Festival Mahakam 2021 akan tetap menerapkan protokol Kesehatan (prokes) yang ketat.

Dampak pandemi Covid-19 mengharuskan pesta rakyat tahunan tersebut absen di tahun sebelumnya.

Tahun ini, beberapa perlombaan yang menjadi magnet dalam Festival Mahakam yang melibatkan kerumunan dipastikan akan ditiadakan.

“Beberapa atraksi yang biasanya digelar di Sungai Mahakam sekarang kami tiadakan. Hanya perahu hias yang akan digelar di sungai. Jadi acara terfokus di Taman Bebaya dan lokasi yang berada di dalam ruangan,” ungkapnya, Kamis 4 November 2021.

Ayu menejelaskan dalam pergelaran Festival Mahakam 2021 bertepatan juga dengan pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Regional Kalimantan. Tidak hanya itu, beragam lomba yang melibatkan masyarakat dan pameran dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Tepian bakal menyemarakkan Festival Mahakam.

Disinggung mengenai target dalam pelaksaan festival tersebut, Ayu menuturkan bahwa dirinya tidak ingin berbicara lebih jauh mengenai kunjungan wisatawan. Namun, dia cukup yakin acara tak kalah meriah dari tahun sebelumnya.

Begitu juga dengan keterilbatan pelaku usaha perekonomian dan UMKM di Samarinda, disebutkan Ayu, akan ikut memeriahkan pelaksanaan tersebut.

Dirinya menambahkan jika yang terpenting adalah semua pelaku ekonomi dan pariwisata di Samarinda bisa kembali beraktivitas usai beragam pembatasan imbas pandemi.

Festival Mahakan menjadi salah satu langkah awal memulai kembali pemulihan ekonomi di Kota Tepian.

“Yang penting semuanya bisa berjalan meski secara perlahan. Teman-teman pelaku UMKM, Ekraf serta Pariwisata sudah rindu untuk beraktivitas sehingga kami sedikit demi sedikit mulai membuka keran agar mereka bisa beraktivitas lagi,” pungkasnya.

Penulis: Riski
Editor: MH Amal

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU