Beranda Samarinda “Pocong” Ingatkan Warga Palaran Disiplin Pakai Masker

“Pocong” Ingatkan Warga Palaran Disiplin Pakai Masker

Pocong Ingatkan Warga Palaran Disiplin Pakai Masker - headlinekaltim.co
Sosialisasi Perwali Nomor 43/2020 di simpang Jembatan Mahkota II menghadirkan "pocong". (FOTO: Ningsih/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kehadiran “pocong” pada kegiatan sosialisasi dan pendisiplinan penerapan protokol kesehatan di simpang Jembatan Mahkota Kecamatan Palaran mengundang perhatian masyarakat.

Kegiatan sosialisasi itu diikuti oleh unsur Muspika Kecamatan Palaran dan Satpol-PP. Tujuannya untuk mensosialisasikan Perwali Nomor 43/2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Kami dari unsur Muspika Palaran bersama-sama turun ke jalan untuk melakukan sosialisasi dan pendisiplinan protokol kesehatan,” kata Camat Palaran Suwarso saat dihubungi, Minggu 6 September 2020.

Advertisement
Kehadiran “pocong” menjadi perhatian warga.

Dia menjelaskan, sosok “pocong” sengaja dihadirkan sebagai simbol untuk mengingatkan warga, angka kematian di Samarinda akibat COVID-19 lebih tinggi dari angka nasional.

Selain itu, juga dimaksudkan untuk memberikan syok terapi kepada masyarakat akan ancaman bahaya virus corona.

“Angka nasional kan 4,4 persen, sedangkan Samarinda 6,4 persen jumlah kematian. Artinya sudah cukup mengkhawatirkan,” ucapnya.

Menurutnya, masyarakat saat ini seolah-olah tak peduli lagi dengan penyebaran COVID-19. Bahkan, ada oknum ASN yang cenderung abai dengan protokol kesehatan.

Sementara itu, tenaga kesehatan sebagai garda terdepan sudah berjuang habis-habisan menangani pasien COVID-19.

“Ada oknum PNS malah mengganggap ini sesuatu yang biasa. Padahal, banyak tenaga medis kita yang gugur saat menjalankan tugasnya,” tambah dia.

Disinggung soal 12 orang warganya yang terkonfirmasi positif COVID-19 dari Dinas Kesehatan, Suwarso membenarkan.

Saat ini, para pasien tersebut telah menjalani isolasi mandiri. Sedangkan kepada warga yang pernah kontak erat disarankan untuk melakukan uji swab.

“Sudah saya telusuri tracing dari Puskesmas, Lurah, Babinsa, Babinkamtibmas. Yang pernah kontak kami sarankan untuk tes swab di Bapelkes mulai hari Senin sampai Selasa esok,” paparnya.

Acara sosialisasi Perwali Nomor 43/2020 oleh Muspika Palaran juga dibarengi dengan pembagian masker kepada warga yang tidak memakai masker saat melintas di Jembatan Mahkota II.

Penulis : Ningsih

Komentar