23 C
Samarinda
Thursday, February 2, 2023

Pimpinan Ponpes di Tenggarong Sudah Jadi Tersangka

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG –Pimpinan Pondok Pesantren di Kecamatan Tenggarong yang diduga lakukan pencabulan dan pernikahan di bawah umur tanpa seizin orang tua sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Kukar.

“Pimpinan Ponpes berinisial AA sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kapolres Kukar, AKBP Arwin Amrih Wientama, melalui Kasatreskrim Kukar, AKP Dedik Santoso, Senin 14 Maret 2022.

Dedik yang pernah bertugas di Polres Paser ini menambahkan, posisi tersangka AA sampai saat ini masih diluar Kalimantan. Polres akan lakukan pemanggilan kepada tersangka untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Dalam pekan ini juga kita lakukan pemanggilan, ” sebutnya.

Menurutnya, tersangka masih bersifat kooperatif untuk melaporkan kondisinya. “Mudah-mudahan tersangka AA konsisten untuk mengikuti proses kasus yang menimpanya. Pasal yang dikenakan terhadap AA tetap UU perlindungan anak, terancam maksimal penjara selama 15 tahun. Kasus ini dijamin tetap berproses, ” jelasnya.

Pengamat Hukum Kukar, La Ode Ali Imran meminta kasus yang melibatkan tersangka AA harus dituntaskan. Apalagi, sebut La Ode, informasi yang beredar, kasus tersebut sudah kedua kalinya. “Ini bisa memperburuk terhadap citra Ponpes dan guru agama, ” sebutnya.

La Ode juga mengatakan polisi bisa menetapkan tersangka lainnya jika tuduhan pernikahan di bawah umur. “Kalau si penghulu turut ikut serta lakukan pelanggaran, menikahkan perempuan tanpa wali dan izin orang tuanya, layak dijadikan tersangka juga, ” ucapnya.

Potensi pelanggaran lainnya, apakah ada pemalsuan dokomen pernikahan. “Penyidik Polres Kukar punya cela, bagaimana bisa mendorong ke unsur pidana berlapis, ” paparnya. (Andri)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -