24.7 C
Samarinda
Wednesday, May 22, 2024

Perhatian Khusus Ganjar kepada Kesehatan Mental Diapresiasi

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA – Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Diah Setia Utami meminta bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo merancang secara rinci program-program untuk merawat kesehatan mental di kalangan anak muda. Ia setuju problem kesehatan mental dijadikan persoalan prioritas di tingkat nasional.

“Iya, memang ini (kesehatan mental) kan sebelumnya sudah menjadi perhatian yang cukup lama. Cuma memang harus membuat terobosan-terobosan yang berorientasi pada mencegah, terutama untuk pencegahan,” ucap Diah saat dihubungi, Senin (11/9/2023).

Kesehatan mental anak muda belakangan menjadi perhatian sejumlah bacapres. Eks Gubernur Jawa Tengah Ganjar terekam membicarakan hal itu di berbagai kesempatan. Dalam sebuah wawancara yang tayang di Youtube Rhenald Khasali, Ganjar menceritakan pengalamanannya bertemu dengan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berhasil pulih dan menginisiasi platform mengenai kesehatan mental.

Ganjar merasa kesehatan mental anak muda penting menjadi perhatian pemerintah dan semua pemangku kepentingan. Menurut dia, banyak anak muda yang rentan mengalami stres dan terperosok ke dalam depresi lantaran tekanan di dunia kerja.

“Anak sekarang banyak yang stres. Di Cina, banyak anak muda stres, karena bekerja dengan rumus 9-9-6, berangkat jam 9 pagi dan pulang jam 9 malam selama 6 hari. Maka dari itu mental health penting,” ucap politikus PDI-Perjuangan itu.

Menurut Diah, kesehatan mental merupakan problem yang tergolong kompleks. Pencegahannya harus sedari dini, bahkan ketika anak-anak masih dalam kandungan.

“Kemudian dari kecil dari sekolah dasar itu harus ada tentang penanaman kesehatan jiwa. Guru-guru perlu diberikan perkembangan anak dan bagaimana saat usia kritisnya seorang anak itu sudah mulai,” kata Diah.

Tanpa pengawasan sejak dini, menurut Diah, anak-anak potensial mengidap gangguan kesehatan mental. Jika tak segera diatasi, bukan tak mungkin problem kesehatan mental bisa menjurus pada kekerasan dan tindak kriminal.

- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU