src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Reka ulang kasus pembunuhan wanita muda di Hotel MJ. (riski) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Reka ulang kasus pembunuhan wanita muda berinisial RA (21) di kamar 508 hotel MJ samarinda digelar Polsek Samarinda Kota bersama Inafis Polresta Samarinda. Lokasi di halaman Polsek Samarinda, Senin 22 November 2021.
Sebanyak 53 adegan diperagakan tersangka pembunuhan berinisial RU juga menghadirkan saksi yang merupakan muncikari, EW (20).
Dimulai adegan pelaku bersama korban di dalam kamar, kemudian pelaku memberikan uang tanda jadi. Setelah itu, pelaku pun sempat mengajak korban untuk menggunakan sabu bareng. Korban menolak.
Korban kemudian memasukan Ponsel dan barang lainnya ke dalam tas lalu beranjak hendak keluar kamar. “Mau kemana? Kenapa barang-barangnya dibawa semua,” pelaku bertanya. “Mau beli air”.
Saat itulah, pelaku berpikir dia hendak ditipu perempuan yang sudah diberinya uang. Lelaki itu kemudian langsung memeluk dan mencium korban dengan paksa. Korban pun melawan dengan menendang pelaku.
Pelaku kemudian mengambil bantal untuk menutup wajah korban, namun perlawanan tak berhenti sehingga pelaku terjatuh dari ranjang.
Saat terjatuh, pelaku mendapati sebuah serpihan kaca dan mengancam korban. Perempuan itu tetap melawan sehingga pelaku langsung menusuk dada korban. Meskipun sempat berdiri, korban akhirnya terjatuh dan tidak sadarkan diri.
“Rekontruksi ini ada 53 reka adegan, bagaimana pelaku bertemu korban, kemudian membunuhnya, dan akhirnya melarikan,” ungkap Kapolsek Samarinda Kota, AKP Creato Sonitehe Gulo, Senin 22 November 2021.
Gulo mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi di tubuh korban, ditemukan 27 tikaman. “27 tikaman itu berada di dada dan perut korban (RA),”bebernya.
Disinggung mengenai pelaku kepemilikan sabu, Gulo menyebut masih. “Si pelaku memang ngajak make sabu bareng, tapi korban mengatakan ‘kalau ada boleh tapi nanti’. Begitu kata korban kepada pelaku,” jelasnya.
“Masih bersifat dugaan sementara, namun pelaku ini sudah ada niat untuk nyabu. Karena dalam rekaman Closed Circuit Television (CCTV) dia ada membawa berbentuk koran di saku celana belakang. Setelah kita tanyakan, itu sedotan dan kaca,” pungkasnya.
Penulis: Riski
Editor: MH Amal