22.7 C
Samarinda
Minggu, April 18, 2021

Nislianuddin Kajari Berau yang Baru

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNGREDEB – Kepala Kejaksaan Negeri Berau berganti dari Jufri ke Nislianuddin. Nislianuddin optimistis mempertahankan prestasi Kejari Berau yang telah diraih sebelumnya.

Selain itu, perkara-perkara dapat diselesaikan meski dengan anggaran yang terbatas.

Nislianuddin sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tengah. Sementara, Jufri, mendapat amanah baru di Kejaksaan Tinggi Jambi sebagai Asisten Intelijen.

Ditemui awak media pada Jumat 5 Maret 2021, Nislianuddin mengatakan dirinya optimis perkara yang ada bisa selesai ditangani meskipun anggaran terbatas, mengalami recofusing karena pandemi COVID-19.

“Pendampingan juga tetap akan dilakukan ke Pemkab Berau, terutama pendampingan penggunaan dana kampung yang berpotensi terjadi penyalahgunaan. Karena jumlah anggarannya besar dan setiap tahun mengalami kenaikan,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga akan fokus melanjutkan kebijakan Kajari Berau sebelumnya. Sebab, Kejaksaan Negeri Berau mendapat beberapa prestasi. Salah satunya penghargaan satuan kerja Wilayah Bebas Korupsi atau WBK.

“Tahun kemarin Kejaksaan Negeri Berau mendapatkan predikat sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK), tentu hal tersebut harus kita pertahankan, dan kita akan melangkah menuju pelayanan yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Dia akan mengutamakan peningkatan pelayanan, memastikan pelayanan yang bersih tanpa adanya pungutan, mulai dari pelayanan tilang hingga pengembalian barang bukti dilakukan sesuai dengan prosedur.

“Wilayah bebas korupsi itu berarti ada komitmen dari teman-teman yang bertugas di Kejaksaan Berau untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang mengandung unsur korupsi,” bebernya.

Ia juga akan melanjutkan program dari Kepala Kejaksaan Berau sebelumnya.“Kemarin pak Jufri sudah bekerjasama dengan Pos Indonesia, kebijakan itu bagus tinggal kita lanjutkan kerjasama tersebut. Kemudian pengambilan barang bukti, pelayanannya harus cepat. Jangan sampai masyarakat pencari keadilan menunggu terlalu lama proses penyelesaian administrasinya,” jelasnya.

Nislianudin mengaku bersyukur bahwa penataan kinerja di Kejaksaan Negeri Berau sudah cukup bagus. Namun, ia merasa ada beban yang cukup tinggi karena dirinya harus mempertahankan dan meningkatkan lagi apa yang telah baik.

Penulis: Sofi
Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar