Beranda PPU Modal “WhatsApp” Bupati PPU, Pelaku Tipu Pejabat dan Perusahaan

Modal “WhatsApp” Bupati PPU, Pelaku Tipu Pejabat dan Perusahaan

AKBP Hendrik Hermawan didampingi IPTU Dian Kusnawan saat jumpa pers penangkapan pelaku pencatut nama Bupati PPU. (Foto: Teguh)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Pelaku pencatut nama Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) berhasil ditangkap Satuan Reserse dan Kriminal Polres PPU.

Tersangka Alfonsiun Alexander (40) diamankan di Jakarta pada Rabu, 4 November 2020, lalu. Hal itu diterangkan oleh Kapolres PPU AKBP Hendrik Hermawan didampingi Kasat Reskrim Polres PPU IPTU Dian Kusnawan saat jumpa pers di Mapolres PPU pada Selasa 10 November 2020.

Terang Hendrik, pelaku membuat akun berbagi pesan WhatsApp memakai nama dan juga foto orang nomor satu di PPU. Bermodal nomor WhatsApp memakai foto bupati itulah, dia menghubungi sejumlah pejabat dan manajemen perusahaan dan meminta transfer sejumlah uang. “Dari laporan yang dihimpun, pelaku meraup Rp 175 juta,” jelas Kapolres.

Advertisement

Dian menambahkan, modus operandi pelaku juga mengiming-imingi korbannya dari pihak perusahaan soal kemudahan dalam pengurusan dokumen perizinan.

“Pelaku menghubungi salah satu pihak perusahaan yang ada di PPU, dengan iming-iming mempermudah perizinan perusahaan, tapi harus memberikan sejumlah uang,” kata Dian.

Agar mempermudah dalam melakukan aksinya, sambung Dian, pelaku juga memberikan nomor rekening  palsu atas nama Bupati PPU. “Jadi pelaku memberikan nomor rekening sembarangan, seolah-olah itu nomor rekening Bupati AGM di salah satu bank swasta. Karena nomor rekening buatan yang tidak valid, uang tidak dapat ditransfer oleh korbannya. Pelaku lalu memberikan nomor rekening pribadinya,” ungkap Dian.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Udang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan tuduhan menyebarkan kebohongan, transaksi elektronik dan pencemaran nama baik. “Ancaman hukuman 6 tahun penjara,” pungkas Dian.

Penulis: Teguh

Komentar
Advertisement