src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Marang Kayu Tersentuh Jargas, Bupati Edi Ingin Juga di Kecamatan Lain

Marang Kayu Tersentuh Jargas, Bupati Edi Ingin Juga di Kecamatan Lain

2 minutes reading
Tuesday, 2 Nov 2021 21:57 516 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Saat memantau program Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga di Desa Semangko Kecamatan Marang Kayu, Bupati Kukar Edi Damansyah berharap Jargas, bisa juga terpasang sampai ke Kecamatan lainnya. Program jargas ini program pemerintah pusat yang sangat terasa manfaatnya bagi masyarakat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat terkhusus Kementerian ESDM, karena usulan dari Pemkab Kukar terkait jargas di Marang Kayu sudah bisa wujudkan dan dirasakan masyarakat,” sebut Edi.

Bupati Edi mengungkapkan, jumlah jargas di Marang Kayu sebanyak 2.300 Sambungan Rumah (SR) ini masih belum cukup. Karena masih banyak warga di Kukar lainnya yang membutuhkan.

“Kami mengapresiasi jargas yang sudah terpasang di Marang Kayu dan Muara Badak, cuma terkesan tidak adil bagi Kukar, masih ada kecamatan lainnya yang belum menikmati,” ujarnya.

Bupati Kukar menceritakan, proses perjuangan Pemkab Kukar agar warga di Marangkayu, bisa mendapatkan jaringan gas yang menjadi program pemerintah tersebut tidaklah mudah.

Informasi awal sesuai kebijakan Nasional yang mendapatkan pembangunan jargas di Kaltim hanya warga Balikpapan dan Bontang saja, sedangkan warga Kukar tidak dapat jatah.

“Kami Pemkab protes kepada pemerintah pusat dan Pertamina. Sehingga Pemkab Kukar dipanggil untuk membicarakannya. Waktu itu saya katakan, itu minyak dan gas yang diolah di Bontang dan Balikpapan berasal dari hasil eksploitasi di Kukar, Tapi masyarakat kami tidak diprioritaskan mendapatkan jaringan gas,” protesnya.

Dan sejak saat itu lanjutnya, pemerintah pusat akhirnya menambah jargas ke Kukar, untuk tahap awal dengan memasang dan menyambungkan ke rumah-rumah di Kecamatan Marangkayu. Dan saat ini sudah terpasang sebanyak 2.300 SR.

Ke depannya, Bupati Edi ingin kecamatan lainnya bisa dialiri jargas. Dan, daerah terdekat dengan pipa gas terlebih dulu bisa diprioritaskan, yakni Anggana, Sanga-Sanga, dan Samboja.

Edi Damansyah menambahkan, karena masih ada pembatasan berdasarkan kuota warga yang mendapat kesempatan memasang jargas, maka Pemkab Kukar juga mengusulkan agar dilakukan prioritas juga diberikan kepada keluarga pra sejahtera.

“Yang harus diutamakan mendapatkan jatah jargas adalah masyarakat pra sejahtera dulu. Sedangkan untuk infrastruktur pendukungnya, nanti dari pemkab kukar akan carikan solusinya,” pungkasnya. (ADV)

LAINNYA
x