23.4 C
Samarinda
Thursday, August 11, 2022

Loa Kulu Ditetapkan Jadi Tuan Rumah MTQ ke 43 Tahun 2022, Ini Pesan Bupati Edi Damansyah

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONGpan>  Pagelaran MTQ ke 42 tingkat Kabupaten Kukar berakhir, dan resmi ditutup Bupati Kukar Edi Damansyah, Rabu 3 November 2021.

Kegiatan yang berlangsung hampir sepekan tersebut, melolos kafilah asal kecamatan Tenggarong sebagai juara umum dan berhak mendapatkan piala tetap Bupati Kukar.

“Berdasarkan keputusan Dewan Hakim MTQ, kafilah Tenggarong sebagai juara umum dengan perolehan sebanyak 60 poin,” ungkap Koordinator Dewan Hakim MTQ, Suprianto.

Suprianto juga sekaligus membacakan, surat keputusan LPTQ Kabupaten Kukar tentang tempat penyelenggaraan MTQ Ke 43 Tingkat Kabupaten pada tahun 2022 nanti.

“Untuk tuan rumah MTQpan> ke 43 akan berlangsung di Kecamatan Loa Kulu. Nantinya akan dibentuk kepanitian, yang akan di SK kan oleh Bupati,” sebutnya.

Berkesempatan memberikan sambutan sekaligus menutup kegiatan, Bupati Edi Damansyah mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya, bahwa pelaksanaan MTQ Ke 42 di Kecamatan Muara Badak terlaksana dengan lancar.

“Saya bertemu dengan kafilah luar Muara Badak, menyebut, pelayanan tuan rumah sangat bagus, pemondokannya bagus dan masyarakat Muara Badak sangat ramah, para tamu diberi makan udang,” sebut Edi.

Bupati Edi meminta, capaian prestasi para Kafilah di MTQ Ke 42 kali ini, untuk terus dilakukan evaluasi baik LPTQ Kabupaten, Kecamatan dan Desa serta Kelurahan. Karena laporan dari koordinator Dewan Hakim MTQ, ada beberapa cabang lomba yang semestinya harus ada peserta, yang mengikuti di setiap Kecamatan tapi nyatanya beberapa Kecamatan tidak mengirimkan pesertanya.

“Kami maklum juga, bahwa pelaksanaan MTQ masih masa pandemi, ada batasan-batasan lombanya, untuk itu saya minta ini menjadi atensi khusus sehingga pelaksanaan MTQ kedepannya semua cabang lomba, ada pesertanya disetiap Kecamatan,” pesannya.

Untuk itu, Bupati mengintruksikan, agar pembinaan dan pengembangan di setiap Kecamatan, Desa dan Kelurahan berjalan dengan baik. Struktur LPTQ maupun yang berada di pengajian-pengajian dan kelompok pembinaan Al Qur’an dilingkungan masing-masing, harus terhubung dengan baik dengan komponen masyarakat dalam pembinaan dan pengembangan Tilawatil Qur’an.

“Saya meminta kepada Ketua LPTQ Kecamatan yang dipimpin oleh Sekcam, terus lakukan komunikasi dan koordinasi, agar bisa mensinergikan segala komponen masyarakat, lakukan pembinaan pengembangan tilawati Qur’an mulai dari sekarang, ” tandasnya. (ADV)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU