src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Bupati Kukar Edi Damansyah mengukuhkan, pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dari lima kecamatan.
Bukan hanya melantik pada pengurus FKDM, Bupati Edi juga meluncurkan program inovasi Badan Kesbangpol Kukar, program Kukar Aman dan Nyaman (KUANYAM).
Pengukuhan Pengurus FKDM Periode 2021-2026 ini dilakukan pada Kamis 28 Oktober 2021 di Pendopo Bupati Kukar.
FKDM yang dikukuhkan Bupati Edi yaitu Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Loa Kulu, Loa Janan, dan nantinya akan diteruskan dibeberapa kecamatan lainnya.
Edi berharap Forum ini dapat lakukan pencegahan sejak dini konflik di masyarakat, dengan mengelola informasi-informasi yang dianggap kemungkinan menggangu Kantibmas.
“Jangan sampai ada ulah oknum orang per orang, maka akan dideteksi dengan baik dan dikoordinasikan dengan aparat di wilayah kecamatan agar penanganannya lebih cepat,” tegasnya.
Dikatakan Bupati Edi, program inovasi Kesbangpol Kukar ini untuk mengoptimalisasi peran forum-forum bentukan pemerintah, yang tidak lepas dari peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia, yang pelaksanaannya nanti bukan hanya sebatas forum yang dibentuk oleh pemerintah, tapi juga forum yang di bentuk oleh masyarakat.
“Harapannya menjadikan satu kekuatan, yang tugas pokoknya bagaimana menjaga keamanan ketentraman kondusifitas daerah, bahkan bisa juga menyasar program pemberdayaan masyarakat,” sebutnya.
Sementara itu, penggagas program optimalisasi peran FKDM, Kepala Badan Kesabangpol Kukar, Rinda Desianti menyatakan pembentukan FKDM dengan Surat Keputusan (SK) Camat yang sudah terbit sejak lama dan tertunda pengukuhan pengurusnya karena situasi pandemi.
Forum bentukan pemerintah yang akan dimaksimalkan perannya, yaitu, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).
“Pengukuhan dilaksanakan berdasarkan zona, untuk tengah ada 1 zona, pesisir sebanyak 2 zona, serta Hulu juga terbagi 2 zona,” jelasnya.
Mantan Ketua KPU Kukar ini menyampaikan, bahwa program ini dilatarbelakangi Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Kukar yaitu Mewujudkan Masyarakat di Kukar Sejahtera dan Bahagia.
“Kalau sejahtera tentu saja berkaitan dengan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi, tetapi kebahagiaan itu relatif, jadi kebahagiaan itu hanya bisa terwujud apabila orang merasa nyaman, ” sebutnya. (ADV)