src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Anggota DPRD Kaltim Mimi Meriami Pane
(Foto: Humas DPRD Kaltim) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota DPRD Samarinda Mimi Meriami Pane mengungkap hal yang mengejutkan. Bahwa, peta Kabupaten Kutai Barat (Kubar) belum tercatat di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Dikatakannya, hal itu diketahuinya setelah pihaknya melakukan kunjungan kerja ke Bappenas pada awal 2020 silam.
“Awal 2020, saya sempat Kunker ke Bappenas, di situ Kubar petanya belum ada,” ujarnya, baru-baru ini saat menjadi narasumber di stasiun radio lokal.
Setelah itu, pihaknya belum mendapatkan informasi perkembangan masuknya Kabupaten Kubar ke dalam peta Bappenas lagi. Lantaran, kondisi COVID-19 yang membatasi gerak dan aktivitas ke pusat.
“Karena saat itu COVID-19, sehingga sampai hari ini kita belum tahu perkembangannya seperti apa,” ujarnya.
Dikatakan Politisi wanita dari partai PPP ini, adalah tugas dari pemerintah daerah untuk lebih aktif melakukan komunikasi kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Bappenas mengenai perkembangan dan kondisi di wilayahnya.
“Memang kita belum sampaikan masukkan, tapi begitu kondisinya. Dan itu jadi tugas pemerintah kita untuk pro aktif, jangan hanya bekerja biasa tapi juga harus ekstra untuk mengejar ketertinggalan kita sendiri,” tutupnya.
Dikutip dari data ensiklopedia, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Pusat pemerintahan kabupaten ini terletak di Sendawar.
Kabupaten Kutai Barat merupakan pemekaran dari wilayah Kabupaten Kutai yang telah ditetapkan berdasarkan UU. Nomor 47 Tahun 1999.
Secara Geografis Kabupaten Kutai Barat terletak antara 113’048’49” sampai dengan 116’032’43” BT serta di antara 103’1’05” LU dan 100’9’33” LS. Kutai Barat memiliki luas sekitar 20.384,60 km² dan jumlah penduduk penduduk sebanyak 165.938 jiwa tahun 2020 dengan pertumbuhan sebanyak 1,13%.
Penulis : Ningsih