src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Syarifuddin. (Sumber : istimewa) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Kondisi bangunan SD 08 Desa Salo Palai Muara Badak saat ini memprihatinkan. Lantai, dinding, maupun atap plafon, sudah banyak yang bolong. Jika turun hujan proses belajar dan mengajar jadi terganggu.
Kondisi sekolah tersebut telah dikunjungi oleh perwakilan Disdikbud Kukar pada akhir September 2023 lalu. Dan diperlukan perbaikan atau rehab berat. Dengan mengganti bangunan kayu menjadi bangunan lebih permanen atau beton.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Syarifuddin menjelaskan pihaknya akan mempertanyakan penanganan masalah bangunan SD 08 Salo Palai.
“Nanti kalau ada rapat bersama Disdikbud Kukar, akan kita pertanyakan lagi, terkait permasalahan SDN 08 Muara Badak,” ucap Syarifuddin, Kamis 19 Oktober 2023.
Politisi PAN Kukar ini bercerita, saat peninjauan langsung, sudah ada perwakilan dari Disdikbud, yang sudah melihat dan mendengarkan keluhan yang disampaikan langsung oleh pihak sekolah.
“Selama ini ada saja rehab kecil, sedangkan kondisinya butuh rehab berat,” sebutnya.
Kepala SDN 08 Muara Badak, Siti Zubaedah mengeluhkan, bangunan gedung sekolah dasar berbahan kayu tersebut, selama ini belum ada mendapatkan rehab berat, sedangkan kondisi lantai, dinding, maupun atap plafon, sudah banyak yang rusak.
Kerusakan juga dialami, bangunan rumah guru dan kepala sekolah, hampir sama banyak yang rusak. Siti Zubaedah mengusulkan, agar bangunan sekolah diganti dengan kontruksi beton.
“Sekolah kami juga masih kekurangan buku pelajaran, dan belum adanya jaringan internet juga, sedangkan kita dituntut ulangan, ujian berbasis internet. Kami berharap ada solusi dari DPRD dan Disdikbud,” keluhnya.(ADV37/Andri/Mur)