src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ketua DPRD Berau Madri Pani HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani menyampaikan, terkait pelaksanaan program kegiatan serta langkah-langkah prioritas yang harus dilaksanakan oleh setiap lingkungan pemerintahan dalam penyusunan RKPD Tahun 2024.
“Tentunya kita membicarakan Musrenbang kampung, Musrenbang Kecamatan, sampai kepada Musrenbang Kabupaten. Mungkin di dalam pemaparan semua itu sangat luar biasa, tidak ada yang bisa kita bantah,” jelasnya.
Dirinya berharap agar Musrenbang selanjutnya dari beberapa usulan prioritas kampung yang disampaikan jangan sampai tidak terealisasi.
“Jangan sampai di Musrenbang Kecamatan berikutnya banyak keluhan dari beberapa kepala kampung. Karena sudah jelas ada yang namanya skala prioritas,” ungkapnya.
Dikatakan, 100 kampung dari 13 kecamatan di Kabupaten Berau sederhana sekali untuk menjadi dasar penetapan perencanaan secara tersistem yang menjadi suatu kebutuhan.
“Jangan sampai terkesan di tengah tengah masyarakat apa yang kita bicarakan tidak sesuai dengan apa yang kita kerjakan. Itu intinya,” tuturnya.
Madri mengatakan, masyarakat berharap usulan setiap kampung maupun kecamatan direspon dan diakomodir guna pemerataan saran dan prasarana publik yang berkualitas dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.
“Bagaimana mungkin suatu daerah berdaya saing dan berkualitas sementara hasil pokok pikiran dari hampir di setiap Musrenbang itu menjadi keluhan,” bebernya.
Politisi partai NasDem ini menyampaikan, bahkan ada beberapa kepala kampung yang mengusulkan sudah 2-3 tahun, namun belum terealisasi.
“Ternyata itu menjadi hambatan dan masalah di suatu kampung sehingga hanya menjadi harapan saja untuk peningkatan kualitas pelayanan publik dan sumber daya saing daerah,” pungkasnya. (Adv)
Penulis: Riska