src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Bupati Edi Damansyah. (Andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Kawasan pusat bisnis atau Central Bisnis Distrik (CBD) Tenggarong yang lama terbengkalai akan ditata kembali oleh Pemkab Kutai Kartanegara.
“Akan kita tata CBD, melalui APBD Kukar 2022,” ucap Bupati Kukar, Edi Damansyah, Senin 24 Januari 2022.
Mantan Sekda Kukar ini berkelakar, penataan yang dimulai dengan sisi pembersihan areal CBD ini untuk mengusir mahluk halus. Memang areal tersebut sudah tak terurus selama bertahun-tahun. “Kalau sudah dibersihkan, semoga mahluk halusnya hilang,” sebutnya.
Setelah selesai dibersihkan, masuklah pada tahapan, dibangun beberapa kedai UMKM di lokasi CBD, akan menjadi pusat kuliner dan Pujasera.
“Ketika banyak yang berolaraga disepanjang pinggir turap, makan dan minumnya di pujasera CBD, itu konsepnya, ” sebutnya.
Kapan akan dimulai proyek penataan CBD tersebut? Edi memperkirakan akan dimulai pertengahan tahun ini. “Kami sangat yakin, ketika kegiatan penataan CBD Tenggarong rampung, maka yang berkunjung ke Tenggarong juga akan semakin ramai sehingga perekonomian masyarakat akan semakin bergeliat, ” paparnya.
Keinginan orang nomor satu di Pemkab Kukar juga mendapatkan dukungan DPRD Kukar. “DPRD Kukar dukung 100 persen program penataan CBD, ” sebut Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid.
Rasid menyebut program penataan CBD tersebut akan berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “CBD bagian dari wajah Tenggarong, sangat penting untuk ditata agar menjadi lebih indah, ” ucapnya.
Dia berharap, PAD Kukar dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan semakin meningkat mengingat pembagian DBH Migas berpotensi alami penurunan tiap tahunnya.”Kita ingin DBH Kukar alami peningkatan kedepannya, ” pungkasnya.
Penulis: Andri
Editor: MH Amal