src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
RSUD Tanjung Redeb. (Foto: Riska/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Persiapan operasional rumah sakit baru di Kabupaten Berau terus dimatangkan. Pemerintah daerah kini fokus menyempurnakan sejumlah fasilitas penunjang agar pelayanan kesehatan nantinya dapat berjalan nyaman dan optimal bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Penataan, Pengawasan, Pengendalian Bangunan dan Jasa Konstruksi (P3BJK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Anang Wahananto.
Menurutnya, evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh infrastruktur dan konstruksi bangunan siap digunakan saat hari operasional rumah sakit dimulai.
Secara umum struktur utama bangunan telah selesai dan hanya menyisakan beberapa penyempurnaan pada bagian pendukung. “Struktur utama sudah ada semua, tinggal perlengkapan dan beberapa bagian pendukung yang perlu disempurnakan sebelum operasional,” ujarnya.
Ia menyebutkan, salah satu perhatian dalam peninjauan tersebut ialah kenyamanan ruang tunggu poli. Posisi sinar matahari yang langsung mengarah ke area tunggu dinilai membuat pengunjung kurang nyaman.
Untuk mengatasi hal tersebut, DPUPR berencana melakukan rekayasa dengan pemasangan stiker atau lapisan khusus pada kaca bangunan guna mengurangi panas matahari yang masuk ke ruang tunggu. “Harapannya nanti lebih nyaman bagi masyarakat atau penunggu pasien. Itu salah satu penyempurnaan yang segera kami lakukan,” katanya.
Selain itu, Anang juga menanggapi adanya keretakan pada area parkiran yang sempat menjadi perhatian saat peninjauan. Ia memastikan kondisi tersebut tidak berkaitan dengan struktur utama bangunan rumah sakit. Kata dia, keretakan terjadi akibat penurunan tanah pada area landscape yang masih baru dan merupakan hal umum dalam proses pembangunan.
“Itu hanya penyesuaian tanah baru, tidak berpengaruh terhadap struktur utama bangunan karena berada di area landscape,” jelasnya.
Meski demikian, DPUPR tetap akan melakukan perbaikan agar kondisi fasilitas lebih optimal dan aman digunakan masyarakat. Tak hanya itu, pihaknya saat ini juga tengah mengerjakan pembangunan dinding penahan tanah di beberapa titik luar bangunan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi longsor pada area rawan di sekitar rumah sakit.
“Kami juga melakukan perbaikan di sisi luar, termasuk pembangunan dinding penahan tanah untuk mengantisipasi longsor dan penyempurnaan landscape,” tutupnya. (Riska)