src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Para ketua RT yang mendatangi Dinsos Berau. (Riska)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Beberapa Ketua RT di Kelurahan Bugis, Kecamatan Tanjung Redeb mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Berau pada Selasa 22 Maret 2022.
Mereka menyampaikan rasa kecewa karena tidak mendapatkan penyaluran Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Ketua RT 16 Kelurahan Bugis, Kecamatan Tanjung Redeb, Arifuddin mengaku beberapa warganya melaporkan kepada dirinya bahwa mereka tidak mendapatkan BPNT PPKM 2022.
Hal ini terjadi karena pihaknya baru diberi surat pemberitahuan untuk menyiapkan beberapa persyaratan mendapatkan bantuan tersebut pada 22 Maret 2022. Namun, dana bantuan sudah ditarik oleh Kementerian Keuangan.
“Saya sangat kecewa karena dananya ternyata sudah ditarik. Padahal, baru hari ini kami diberitahu untuk mempersiapkan dokumen pendukung,” tuturnya.
Pihaknya sudah telanjur melengkapi dan mengumpulkan sejumlah persyaratan di kantor Dinas Sosial (Dinsos) Berau. Menurut informasi dari pihak bank, pemberitahuan sudah dilayangkan sejak 18 Maret. Sayang, pihaknya baru menerima surat pemberitahuan dari Dinsos Berau.
Ia mengatakan, masyarakat penerima manfaat diberi BPNT PPKM oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp 200 ribu per bulan. Untuk mendapatkan bantuan tersebut masyarakat diminta melengkapi sejumlah persyaratan.
“Menurut keterangan Dinsos Berau, pihak perbankan juga baru hari ini diterima pemberitahuannya,” tuturnya.
Salah satu pegawai Dinsos Berau, Nira membenarkan dana BPNT PPKM untuk masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Berau ditarik per tanggal 18 Maret.
Terkait permasalahan tersebut, pihaknya belum bisa memberikan keterangan secara pasti. Pihaknya masih akan menelusuri titik permasalahannya. “Lebih lanjut nanti bisa hubungi Kabid Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin Dinsos Berau,” tutupnya.
Penulis: Riska
Editor: MH Amal
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim