Beranda BERITA Ibu-Ibu di PPU Melapor Setelah Tergiur Investasi Bodong

Ibu-Ibu di PPU Melapor Setelah Tergiur Investasi Bodong

Ibu-ibu melaporkan kasus investasi bodong. (Teguh/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Ingin mendapatkan keuntungan secara instan puluhan ibu-ibu di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, tertipu oleh investasi bodong. Investasi berkedok sekali bayar dengan keuntungan 100 persen itu merugikan nasabah dengan total perkiraan Rp5 miliar.

Akibat merasa dirugikan, sejak Senin 12 Oktober 2020 hingga Jumat 16 Oktober 2020, puluhan kaum hawa tersebut melaporkan seorang warga berinisial Y sebagai pemilik investasi bodong tersebut ke Polres PPU.

Yuni Setiorini (29) warga Kelurahan Penajam, salah satu korban investasi bodong itu bercerita ke awak media, bahwa dirinya mengetahui investasi itu dari media sosial Facebook. Dia mengaku tergiur untuk bergabung. “Tahunya dari media sosial (Facebook), Mas,” ungkap Yuni, Jumat 16 Oktober 2020.

Advertisement

“Awal mengikuti seperti meyakinkan karena di awal semua lancar. Belakangan investasi saya tidak dibayarkan lagi padahal waktunya sudah lewat,” sambung Yuni.

Hal yang sama juga diungkapkan salah satu korban lainnya, yakni Firyal Qanitah. Dia mengaku kehilangan uang sebesar Rp15.800.000 akibat dari investasi tersebut.

“Awal ikut bulan Agustus lalu, Mas. Uang saya sudah masuk 15 jutaan, sampe sekarang belum kembali,” ungkap Firyal.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres PPU Iptu Dian Kusnawan membenarkan hal terkait dengan adanya laporan invstasi bodong.

Dikatakannya, saat ini, kepolisian masih dalam pengumpulan saksi dan bukti serta laporan dari korban lainnya. “Iya ada, masih kita selidiki lebih lanjut,” pungkas IPTU Dian yang dihubungi media ini.

Baca Juga  Diduga Depresi Pascabercerai, Ayah 3 Anak Gantung Diri

Penulis: Teguh

Komentar
Advertisement