src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Hanya Gara-Gara Utang Rp 120 Ribu, Motif di Balik Pembunuhan Anak Perempuan 14 Tahun di Samboja

Hanya Gara-Gara Utang Rp 120 Ribu, Motif di Balik Pembunuhan Anak Perempuan 14 Tahun di Samboja

2 minutes reading
Tuesday, 22 Feb 2022 20:31 902 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Hanya persoalan sepele yakni utang sejumlah Rp120 ribu, Syarif Arman alias SA tega menghabisi nyawa AM, anak perempuan yang masih berusia 14 tahun di Dusun Amborawang, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara.

Pelaku bahkan memperkosa korban yang sudah tak bernyawa lalu menguburnya dalam lumpur pada Minggu 20 Februari 2022.

Kapolsek Samboja AKP Adyama Baruna Pratama menceritakan kronologis kejadian heboh tersebut. Motif pembunuhan dilandasi dendam Syarif yang ternyata memiliki utang dengan ayah AM sebesar Rp 120 ribu.

Dia memberikan jaminan seekor burung jalak. “Pelaku meminta agar burungnya jangan dijual, sampai utangnya lunas, akan diambil lagi burungnya,” sebut Kapolsek.

Belum ada tanda-tanda Syarif akan membayar utangnya, ayah korban kehilangan sabar. Akhirnya, dijuallah burung tersebut. Utang Syarif belum dibayar selama dua bulan.

“Mendengar burungnya dijual, Syarif Arman makin sakit hati dengan ayah korban, ” urainya.

Pelaku berniat ingin mencelakakan ayah AM. Namun, belum menemukan momen pas.
Hingga akhirnya, hari Minggu 20 Februari 2022, Syarif bertemu dengan AM yang sedang menuju warung untuk membeli telur atas suruhan sang ayah.

Pada saat bertemu AM, Syarif naik pitam dan mengambil kayu ulin panjang. Dia memukul dengan keras tubuh AM sebanyak dua kali. Di bagian punggung kanan, lalu belakang kepala.

“Akhirnya AM tumbang dengan luka robekan di kepala, ” ucapnya.

Dalam keadaan tidak bernyawa, AM diseret ke kebun dekat dari lokasi pemukulan. Sarung korban tersingkap sehingga duda beranak satu tersebut bernafsu dan memerkosanya.

“Di kebun, terjadilah pemerkosaan terhadap mayat AM, ” ucap Kapolsek.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, Syarif akhirnya berupaya mengubur mayat AM dalam kondisi bugil ke dalam kubangan lumpur. Tubuh korban ditindih dengan semen dan batu agar mayat tidak muncul ke permukaan.

Usai mendapatkan laporan dari orang tua korban pada Minggu 20 Februari 2022 terkait hilangnya AM, polisi dan warga sekitar mencarinya di kebun.

Pelaku turut mencari korban bersama warga agar tak dicurigai. Namun, gelagatnya yang mencurigakan di lokasi penguburan AM diendus polisi.

Terlebih lagi, dia diketahui punya utang kepada ayah korban. Syarif bukanlah orang asing bagi keluarga AM. Dia sering datang menumpang makan di rumah keluarga korban.

“Saat ini, Syarif Arman kami tahan di Mapolsek Samboja, ” tegas Adyama.

Penulis: Andri
Editor: MH Amal

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x