src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ditemukan Potongan Tulang Diduga Milik Bocah yang Diterkam Buaya di Kampung Pegat Batumbuk

Ditemukan Potongan Tulang Diduga Milik Bocah yang Diterkam Buaya di Kampung Pegat Batumbuk

2 minutes reading
Tuesday, 3 Jan 2023 10:16 387 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Setelah 5 hari pencarian bocah laki-laki berusia 11 tahun yang diterkam buaya di Sungai Labu RT 03 Kampung Pegat Batumbuk, Kecamatan Pulau Derawan ditemukan potongan tulang yang diduga milik korban pada Minggu, 1 Januari 2023 sore.

Hal ini diungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat. Korban diterkam buaya saat berenang di sungai belakang pondok pada Kamis, 29 Desember 2022 lalu.

“Tulang tersebut diidentifikasi antara tulang tangan atau kaki milik korban yang merupakan warga Kampung Pegat Batumbuk,” tuturnya saat dikonfirmasi.

Dikatakannya, tulang tersebut dicurigai milik korban karena masih terlihat segar dan tercium aroma yang masih menyengat.

“Tim SAR yang menemukan tulang tersebut langsung melapor dan dibawa ke Tim Forensik Polres Berau untuk segera dilakukan identifikasi,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, pencarian hingga saat ini masih berlanjut dan terus dimaksimalkan. “Setelah itu kami akan melakukan evaluasi,” ujarnya.

Saksi yang merupakan tante korban menyaksikan kejadian penerkaman tersebut masih berharap kepada petugas Tim SAR gabungan untuk menemukan jasad korban.

“Kondisi sungai yang cukup luas dan sebagian lokasi tertutup tanaman bakau menjadi kesulitan bagi tim SAR gabungan dalam proses pencarian korban,” tuturnya.

Selama proses pencarian korban yang sudah memakan waktu selama lima hari, banyak pihak yang membantu pencarian korban dari Aparatur Pemerintah, Basarnas, TNI Polri Berau, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Berau hingga masyarakat setempat.

Petugas juga kesulitan mencari jejak buaya tersebut karna kondisi sungai Tempat Kejadian Perkara (TKP) memang rawan buaya. “Dalam membantu proses pencarian korban, masyarakat pun antusias hingga menurunkan pawang buaya,” pungkasnya.

Penulis: Riska

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x