27.8 C
Samarinda
Thursday, June 30, 2022

Disperkim Kukar akan Tata Kawasan Pinggir Sungai Tenggarong

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kukar akan menjalankan program penataan kawasan pinggir sungai Tenggarong yang saat ini terlihat kumuh. Penataan ini agar sungai berada di kota lebih indah dan memiliki nilai ekonomi.

“Program ini bersifat penataan dan revitalisasi, sehingga tidak ada kegiatan menggusur rumah warga, ” ucap analis kebijakan Disperkim Kukar, Rovviyatul Hidayat, belum lama ini.

Penataan akan dilakukan pada 300 rumah pinggir sungai sepanjang jalan Kartini dan Panjaitan, dengan panjang 1,6 kilometer. Tahap awal yang akan dilakukan, yaitu survey dan perencanaan terlebih dahulu.

“Kita menggandeng Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta, serta lintas OPD lainnya demi suksesnya program penataan kawasan pinggir sungai tersebut, ” ucapnya.

Rovvi memberikan gambaran konsep penataaan kawasan tersebut, arsitekturnya seperti bangunan jaman Kutai dulu, sehingga ada ciri khas tersendiri.

“Harapannya, nanti akan ada wisata pinggir sungai Tenggarong, sebagaimana yang terjadi di Thailand, ” katanya.

Pekan lalu, Bupati Kukar Edi Damansyah sudah mengumpulkan para tokoh masyarakat dan 16 Ketua RT yang ada di Kelurahan Loa Ipuh dan Melayu, terkait rencana penataan kawasan pinggir sungai Tenggarong.

“Alhamdulillah respon tokoh masyarakat sangat mendukung program tersebut, karena program tersebut bersifat penataan, tidak penghapusan aset milik warga, ” jelas Edi.

Edi menyebut, program tersebut bukan pertama kali di Kukar, tapi pernah dilakukan juga di Kecamatan Loa Janan, dengan maksud yang sama, penataan agar kawasan lebih tertata dan memiliki nilai ekonomis.

“Program ini juga selaras dengan program pemerintah pusat, penataan kawasan kumuh yang ada di perkotaan, ” paparnya. (Adv/Andri)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU