23.2 C
Samarinda
Thursday, July 18, 2024

Desember, Kasus Covid-19 di Samarinda Sudah Flat

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Mendekati akhir bulan Desember 2020, angka penularan Covid-19 di kota Samarinda sudah mengalami perlambatan dan mulai flat atau datar. Rata-rata kasus penambahan harian terkonfirmasi positif kurang dari 10 kasus.

“Sekarang Samarinda kasus harian di bawah 10, sebelumnya di bulan November sempat 25 kasus harian. Kondisi terberat di bulan Oktober rata-rata 40 kasus harian,” ucap Plt Kepala Dinas Kesehatan kota Samarinda Dr Ismed Kusasih saat dikonfirmasi headlinekaltim.co pada Senin 21 Desember 2020.

Dia menyebut, Samarinda sejak memasuki bulan Desember belum ada mengalami kasus lonjakan, walaupun beberapa waktu lalu juga menggelar Pilkada serentak. Ismed Kusasih pun membantah adanya klaster KPU Samarinda. Menurut dia, penularan virus bukan berasal dari lingkungan penyelenggara Pilwali di Samarinda tersebut.

Dia mengatakan, Samarinda telah melewati masa krisis, puncak pandemi Covid-19 di bulan Oktober lalu. Dimana kala itu terjadi peningkatan pasien positif Covid-19 dengan jumlah yang luar biasa.

“Pokoknya Samarinda, Desember ini flat saja. Artinya tidak juga meningkat, tapi tidak juga menurun. Karena pada dasarnya kita sudah melewati puncak pandemi itu di bulan Oktober lalu,” ujarnya.

“Kapasitas rumah sakit pada Oktober itu hampir penuh. Kalau sekarang, kita sudah memang landai, meskipun memang ada kegiatan-kegiatan Pilkada kemarin. Tapi sampai sekarang belum ada laporan. Kecuali KPU, ada yang positif, tapi bukan klaster KPU atau Pilkada itu, melainkan orang-orang KPU yang terkonfirmasi,”lanjut Ismed Kusasih.

Terkait dengan libur natal dan tahun baru 2021, Ismed Kusasih mengingatkan semua pihak untuk tetap menjaga disiplin protokol kesehatan. Mengingat dari pengalaman sebelumnya, setiap kali libur panjang, terjadi lonjakan kasus baru Covid-19.

“Memang libur natal dan tahun baru ini berbeda dari sebelumnya, jumlahnya diperpendek. Tapi yang jelas kita tetap harus waspada. Tetap jaga protokol kesehatan,” pesannya.

Penulis : Ningsih

Editor : Amin

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER