src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Riska/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menekankan pentingnya memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat di Bumi Batiwakkal secara profesional. Ia meminta Dewan Pengawas (Dewas) untuk memastikan kualitas pelayanan dan efektivitas manajemen rumah sakit dan puskesmas yang ada di Kabupaten Berau.
“Saya menekankan kepada Dewas, ketika sudah ada masalah urgen terkait kesehatan untuk mengedepankan pelayanan terlebih dahulu,” tegasnya.
Menurutnya, dengan pelayanan terbaik tentu akan mempermudah kesembuhan dari para pasien. Sri Juniarsih juga meminta kepada seluruh dokter-dokter yang ada di Berau agar lebih mengedepankan kualitas pelayanan.
“Administrasi bisa menyusul tapi bukan berarti digampangkan, tidak. Ini berkaitan dengan kemanusiaan,” tuturnya.
Kata dia, jangan sampai ada dokter atau tenaga medis yang melayani masyarakat dengan judes, ketus dan wajah yang tidak nyaman dipandang. “Apalagi kalau sudah dokter anak,” ucapnya.
Dirinya mengaku pernah beberapa kali berobat di luar. Menurutnya, Rumah Sakit swasta yang ada di Indonesia rata-rata dokter, perawat, dan bidannya ramah-ramah.
“Ini yang lebih dahulu harus diperhatikan. Jika pelayanan kurang maksimal maka akan mengecewakan para pasien,” jelasnya.
Untuk itu, pentingnya melayani dengan hati, jangan melihat pasien berdasarkan kastanya. Bahkan memberikan perlakuan pasien satu dan lainnya berbeda. “Dalam melayani masyarakat tentu ada etikanya. Saya berharap dokter yang ada juga demikian,” ujarnya.
Termasuk Pemkab Berau dalam melayani masyarakat di bagian birokrasi. Ia juga selalu menekankan kepada kepala OPD, camat, lurah, dan RT untuk bekerja dengan hati.“Untuk Dewas terkait di rumah sakit tolong dipantau jika ada dokter yang seperti itu,” pungkasnya. (Adv/Riska)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya