Beranda DPRD Kaltim Berjarak 20 Kilometer dari Desa Sanggulan, Sarkowi Dukung Dusun Harapan Jaya Menjadi...

Berjarak 20 Kilometer dari Desa Sanggulan, Sarkowi Dukung Dusun Harapan Jaya Menjadi Desa

Berjarak 20 Kilometer dari Desa Sanggulan, Sarkowi Dukung Dusun Harapan Jaya Menjadi Desa
Anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry berkemeja putih saat di Dusun Harapan Jaya Desa Sebulang Kukar (foto: Ningsih/headlinekaltim.co)

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar Sarkowi V Zahry menyambangi warga yang bermukim di Desa Sanggulan Kecamatan Sebulu, Dusun Harapan Jaya, Kutai Kartanegara, Selasa sore, 23 Februari 2021.

Dusun ini terbilang masuk daerah terpencil. Luput dari pembangunan infrastruktur. Butuh waktu tempuh 2 jam sampai 3 jam sampai ke tujuan.

Dalam rangka melaksanakan reses masa persidangan I tahun 2021, Sarkowi bertemu warga untuk menyerap aspirasi masyarakat setempat.

Hadir dalam reses, yakni Kepala Dusun Harapan Jaya Herman Pelani dan 6 orang Ketua RT serta tokoh masyarakat setempat.

Advertisement

Masyarakat menyampaikan perhatian pemerintah mulai dari infrastruktur jalan, peningkatan badan jalan, pengadaan tiang listrik dan perbaikan jembatan kayu yang rusak.

Tak hanya itu, perbaikan masjid, penurapan jalan, permintaan bibit dan pupuk untuk tanaman dan permintaan pengadaan ambulance hingga pembentukan desa diminta warga untuk diperhatikan oleh pemerintah.

Wilayah Dusun Harapan Jaya terdapat 6 RT, yakni RT 17 sampai RT 20. Infrastruktur jalan paling mendesak diperbaiki terutama di Gang Hantu. Lantaran akses jalan adalah jalur lalulintas masyarakat petani di wilayah tersebut.

“Di gang Hantu ini panjang jalannya sekitar 5 kilometer. Tahun 2019 kemarin pak Sarkowi sudah membantu perbaikan jalan di sana sepanjang 3 kilometer. Nah sekarang masih tersisa 2 kilometer lagi yang masih rusak. Padahal jalan ini sangat penting, karena untuk mengangkut hasil kebunnya petani,” ujarnya.

Baca Juga  DPRD Kaltim Launching Aplikasi SIMONSEWAN

Warga Dusun Harapan Jaya sehari-hari dominasi bertani buah naga, sayuran dan buah lainnya. Tak jarang, hasil panen buahan tersebut terkendala dijual karena banjir di gang Hantu.

Masalah lain yang tak kalah pentingnya di Dusun Harapan Jaya, yaitu pengadaan mobil ambulance. Menurut Herman, di Dusunnya belum memiliki sarana mobil tersebut. Akses menuju ke luar dusun yang jauh membutuhkan armada yang siap berada di dusun.

“Mobil ambulance memang ada, tapi di Desa, jaraknya 20 kilometer dari Dusun kami. Sehingga kalau ada apa-apa, akan kesulitan. Pernah kejadian ada seorang ibu yang mau melahirkan, karena lama baru dapat mobil, akhirnya ibu itu sampai melahirkan di dalam mobil,” katanya.

Dengan hadirkan anggota dewan ke dusunnya, Herman Pelani berharap dapat mengabulkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat.

“Dari berbagai aspirasi yang disampaikan oleh warga kami tadi, mulai dari infrastruktur jalan sampai pengadaan mobil ambulance, semoga dapat dibantu oleh pak Sarkowi. Karena ini memang sangat diperlukan,” harapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry mengatakan, Dusun Harapan Jaya, Desa Sanggulan Sebulu adalah salah satu dusun yang unik di Kukar. Lantaran jauhnya jarak dari dusun ke desa.

“Dusun ini sangat unik karena lokasinya sangat jauh dengan desanya, kurang lebih 2 hingga 3 jam untuk mencapai desa atau sekitar 20 kilometer lebih, tapi lebih dekat dengan kelurahan yang lain. Nah sehingga untuk mengurus surat-surat dan lain-lain malah lebih dekat kelurahan yang lain,” katanya.

Baca Juga  Baharuddin Demmu Terima Keluhan Soal Kapal Ponton Dari Warga Loa Kulu

“Warga juga tadi meminta kajian untuk membentuk desa sendiri sehingga nanti pelayanan pada masyarakat akan lebih baik dan desa juga akan lebih maju dan berkembang,” lanjut Sarkowi.

Terkait dengan keluhan dan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, anggota DPRD Kaltim dari Komisi III ini berjanji akan meneruskan dan berkomunikasi dengan instansi terkait sesuai yang disampaikan.

“Untuk keluhan seperti pengadaan tiang listrik, infrastruktur jalan, perbaikan rumah ibadah, bibit tanaman dan pupuk serta mobil ambulance akan kami komunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait. Tapi tetap akan kami kawal hingga aspirasi masyarakat di sini terwujud,” katanya. (Advetorial)

Penulis : Ningsih

Editor: Amin

Komentar