23.2 C
Samarinda
Thursday, July 18, 2024

AYL-Zais Masih Kurang Syarat Dukungan untuk Maju Jalur Perseorangan di Pilkada Kukar 2024

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Bakal pasangan calon independen untuk Pilkada Kukar 2024, Awang Yakoub Luthman (AYL) dan Akhmad Zais, masih harus berjuang keras untuk memenuhi syarat minimal dukungan jumlah KTP warga. Berdasarkan verifikasi faktual yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar, keduanya dinyatakan masih belum memenuhi syarat.

“Pasangan AYL-Zais masih belum memenuhi syarat dukungan,” ungkap anggota KPU Kukar divisi teknis, Muhammad Rahman, Kamis, 11 Juli 2024, di sekretariat KPU Kukar.

Rahman menjelaskan bahwa pasangan AYL-Zais harus mengumpulkan minimal 40.730 dukungan. Berdasarkan hasil verifikasi faktual (Verfak), dukungan yang memenuhi syarat hanya 27.305. Sedangkan 14.005 dukungan lainnya tidak memenuhi syarat. Untuk itu, mereka perlu menambah 13.424 dukungan dalam periode perbaikan.

“Periode perbaikan dukungan bagi pasangan AYL-Zais berlangsung dari 13-17 Juli 2024, dan kami akan melakukan verifikasi administrasi (vermin) kembali dari 18-28 Juli nanti,” tambah Rahman.

AYL, yang hadir di acara rekapitulasi syarat dukungan bagi calon perseorangan, memastikan bahwa timnya akan memenuhi kekurangan syarat dukungan tersebut. Menurutnya, timnya telah mempersiapkan tambahan dukungan sejak beberapa hari terakhir.

“Saat ini, kami sudah siap dengan sekitar 7.000 dukungan baru. Kami akan bekerja keras untuk memenuhi kekurangannya,” kata AYL.

Terkait dengan 33 persen dukungan yang tidak memenuhi syarat (TMS), AYL menjelaskan bahwa timnya telah mengetahui penyebabnya, seperti kesalahan dalam data dukungan. Contohnya, ada pendukung yang masih menggunakan KTP lama meskipun mereka sudah pindah tempat tinggal. “Kami menemukan kasus KTP Muara Jawa yang sudah pindah ke Samboja,” tegasnya.

Masalah lain yang ditemukan adalah kesalahan input kode kecamatan dan menjadi bahan evaluasi bagi dirinya dan tim. Saat ditanya tentang laporan ke Bawaslu terkait dugaan pencurian dukungan, AYL membantah tuduhan tersebut. Dia meminta maaf jika ada yang merasa dirugikan.

“Ada data yang terbawa sehingga kami kesulitan menelusuri. Kami mohon maaf jika ada yang merasa keberatan,” katanya.

AYL dan Zais maju melalui jalur perseorangan dengan perjuangan yang sangat luar biasa. AYL bercerita bahwa timnya hanya tidur satu hingga dua jam sehari untuk mengejar dukungan.

“Jika saat Verfak dukungan hanya 50 persen ke bawah, kami mungkin berpikir untuk mundur. Namun, dengan 67 persen dukungan yang memenuhi syarat, kami semakin semangat untuk maju melalui jalur independen,” tutup AYL. (Andri)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER