30 C
Samarinda
Monday, April 15, 2024

Angka Stunting di Kukar Alami Penurunan

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Angka kasus stunting di Kukar alami penurunan, ini diakui Sekda Kukar Sunggono. Dirinya menargetkan tahun ini, angka stunting bisa dibawa 15 persen.

“Tahun 2022 kasus stunting tembus 17,46 persen, sedangkan tahun 2023 capai 16,39 persen, alami penurunan dari tahun ke tahun,” sebut Sunggono, kemarin.

Sunggono optimis, tahun ini angka stunting atau gagal tumbuh fisik anak akibat kurang asupan gizi dibawah 15 persen, dengan memaksimalkan peran organisasi perangkat daerah(OPD), karena selama ini, masih ada OPD yang belum jalankan Tupoksinya, dalam hal menekan angka stunting.

“Ada beberapa arahan atau rekomendasi dari BPK, bahwa OPD harus bisa turunkan stunting,” sebutnya.

Pemkab Kukar sudah menetapkan 48 lokus desa yang bakal disasar fokus penanganan stunting. Ada cara dan indikator penetapan desa yang menjadi lokus tersebut.

“Dalam penetapan lokus, ditangani oleh Dinas Kesehatan Kukar,” sebutnya.

Dalam hal pendataan, Pemkab akan memakai data Desa Kelurahan Presisi dengan mencacah data yang lengkap, bukan hanya berdasarkan sampel di desa kelurahan yang ditemukan kasus stunting.

“Pendataan disurvey secara lengkap. Penurunan angka stunting mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera dan bahagia,” pungkasnya.(Andri/ADV04)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU