src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> 15 Investor Bersiap Ground Breaking di IKN pada Awal 2024

15 Investor Bersiap Ground Breaking di IKN pada Awal 2024

2 minutes reading
Friday, 29 Dec 2023 19:43 211 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA ––Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan progres pembangunan dan investasi terus berlanjut dan dikebut pada 2024. Pada awal 2024, 15 investor telah bersiap melaksanakan ground breaking. Ini merupakan tahap keempat setelah Presiden Joko Widodo melakukan ground breaking tahap 1-3 dengan total investasi senilai kurang lebih Rp41 triliun dari total 23 investor yang terlibat di IKN.

Hal ini diungkapkan Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Dr. Agung Wicaksono, M.Sc., M.B.A.dalam pemaparan Kaleidoskop Investasi IKN bersama awak media, Jumat 29 Desember 2023.

“Bulan Desember ini tadinya mau ground breaking tapi karena waktunya terbatas, mereka (investor) bersiap di Januari hingga Februari 2024,” kata Agung dalam kegiatan yang dilangsungkan secara daring.

Hal ini, kata Agung, membuktikan bahwa pembangunan IKN pada tahun 2024 siap dikebut guna mewujudkan kota hijau dan kota cerdas serta mengejar target dimulainya Upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2024 di ibu kota baru. “IKN gas poll terus di 2024,” katanya.

Pada awal 2024 akan diresmikan green project berupa botanical garden yang dikerjakan Konsorsium Nusantara. Ada juga launching Pulau Suaka Orang Utan. Proyek ini dikerjakan Yayasan Arsari Djoyohadikusumo.

Sejak dimulainya proyek IKN, sejumlah investor bonafid dan punya track record bagus dari dalam negeri mendukung IKN. Termasuk investor lokal Kaltim PT Wulandari Bangun Laksana telah mendirikan Balikpapan Superblock (BSB), kawasan
komersil untuk fasilitas terintegrasi di Balikpapan.

Ada juga partisipasi investor skala kecil menengah dalam membangun hotel, service apartment dan community lifestyle di kawasan KIPP 1 IKN yakni BSH. BSH memiliki portofolio membangun jejaring restoran ‘Kampung Kecil” di 40 lokasi di Indonesia. “Ini membuktikan bahwa iklim investasi di IKN bersifat inklusif,” kata Agung.

Bagaimana dengan realisasi investor asing? Soal ini, Agung menegaskan bahwa modal asing tetap berproses dan melalui mekanisme seleksi untuk masuk ke IKN. Terutama melalui seleksi Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). “Mereka harus dievaluasi soal feasibility study kemudian akan dilakukan tender untuk ditetapkan mana yang terbaik,” ucapnya.

Dia menyebut sejumlah investor KPBU yang akan mendirikan hunian. Dari sembilan investor pelopor, ada tiga di antaranya modal asing. Ketiganya sudah menjalani proses feasibility study. “Contohnya dari Cina itu akan membangun 60 Ministry Defense and Security towers,” bebernya. Dua investor berbeda dari Malaysia juga berminat untuk membangun 10 dan 20 civil servant towers. (huldi amal)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x