24.1 C
Samarinda
Saturday, April 20, 2024

Selama Pandemi Covid-19, Situs Berita Banjir Pengunjung, Laman Tiket dan Loker ‘Kerontang’

Headlinekaltim.co – Selama pandemi Covid-19, terjadi perubahan pola hidup dan kebiasaan masyarakat. Salah satunya soal kebiasaan berselancar di dunia maya.

Sejak kebijakan pembatasan sosial diberlakukan, sejumlah laman yang mendulang banyak pengunjung lantaran Covid-19, namun tak sedikit bernasib sebaliknya.

Dilansir dari lokadata.id, kenaikan kunjungan selama pandemi berlangsung dialami salah satunya oleh laman-laman media daring. Berdasarkan riset Lifepal.co.id, ada kenaikan signifikan kunjungan pembaca laman media daring terutama di lima situs berita dengan pembaca terbanyak di Indonesia.

Kelima situs yang dijadikan sampel adalah Detik.com, Tribunnews.com, Kompas.com, Liputan6.com, dan Suara.com. Berdasarkan analisa terhadap kunjungan lima situs di atas, terekam adanya kenaikan total traffic yang signifikan mulai Maret dan April lalu.

Puncak kenaikan pengakses lima laman berita ini terjadi Maret lalu. Lalu lintas pengunjung mencapai 748 juta kunjungan, “meningkat 22 persen dari total traffic di bulan Februari,” tulis Lifepal dalam keterangannya, Kamis (14/5/2020) malam.

Tren positif juga dialami situ-situs penyedia informasi dan layanan kesehatan. Dalam riset ke enam situs yang dijadikan sampel, tercatat ada kenaikan kunjungan yang terjadi pada periode sama.

Enam situs yang dijadikan sampel yakni Alodokter.com, DokterSehat.com, KlikDokter.com, Halodoc.com, HelloSehat.com, dan SehatQ,com. Lifepal mencatat, kunjungan ke enam situs ini mencapai puncak kenaikan pada Maret 2020, bertepatan dengan kemunculan pertama kasus Covid-19 di Indonesia.

Total traffic ke lima situs tersebut tercatat mencapai 141 juta kunjungan, melonjak 19 persen dari bulan sebelumnya. “Hal ini menunjukkan, minat dan kebutuhan masyarakat akan layanan-layanan tersebut memang meningkat di masa pandemi,” tulisnya.

Meski sempat meningkat signifikan, kunjungan ke situs-situs penyedia layanan kesehatan sempat kembali turun per April. Pengakses laman-laman tersebut turun 14 juta traffic per April, jika dibandingkan posisi Maret.

Menurut Lifepal, fenomena ini mungkin terjadi akibat mulai berkurangnya animo masyarakat mencari informasi terkait Covid-19. Hipotesis ini disampaikan juga berdasarkan pantauan atas tren pencarian kata “corona” di mesin pencarian Google, yang terekam turun intensitasnya per April lalu.

Ditinggalkan peminat

Kondisi yang dialami laman berita daring dan penyedia jasa kesehatan berbanding terbalik dengan nasib pemilik website lain, seperti penjualan tiket transportasi pun lowongan kerja.

Berdasarkan riset yang sama, diketahui tingkat kunjungan ke laman-laman penyedia tiket hotel pun transportasi turun drastis sejak awal tahun. Penurunan per bulan lalu bahkan sudah mencapai 70 persen dibanding puncak kunjungan yang terjadi di Desember 2019.

Lifepal mengambil sampel tiga situs untuk mengukur tingkat kunjungan ke penyedia jasa dan tiket yakni Traveloka.com, Tiket.com, dan PegiPegi.com. “Trend ini dikhawatirkan masih akan terus menurun dengan pembatasan mudik oleh pemerintah,” katanya.

- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU