src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Suasana penghitungan suara di salah satu TPS di Berau yang berlangsung hingga malam hari. (Riska/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA–Seorang personel Linmas yang sebelumnya bertugas di TPS 69, RT 73 Kelurahan Loa Bakung Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda meninggal dunia pada Selasa 20 Februari 2024.
Petugas PAM TPS bernama Donny Rolano ini sempat dirawat di RS Hermina. Diduga dia mengalami kelelahan selama bertugas mengawal hari pencoblosan dan penghitungan suara di TPS-nya.
Kabar ini dibenarkan oleh Komisioner KPU Samarinda Najib ST saat diminta konfirmasinya. “Iya benar. Almarhum sakit dan dirawat di RS Hermina,” katanya kepada headlinekaltim.co. Selasa 20 Februari 2024.
Najib mengaku belum tahu persis petugas PAM TPS tersebut punya penyakit komorbid. Sebab, dia menilai almarhum masih terbilang muda, 44 tahun. “Kelahiran tahun ’79,” tukasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) Jaya Muallimin menyebut seorang petugas PAM TPS di Berau meninggal dunia karena terjatuh di rumahnya akibat kelelahan.
Dengan begitu, kini sudah ada dua petugas PAM TPS di Kaltim yang meninggal dunia usai pencoblosan pada Rabu 14 Februari 2024.
Jaya menerangkan tim medis telah menangani 245 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mengalami gangguan kesehatan akibat kelelahan saat bertugas pada hari pencoblosan Pemilu 2024 di provinsi tersebut.