src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> RDP dengan PT CKBM Ditunda karena Hanya Dihadiri Staf

RDP dengan PT CKBM Ditunda karena Hanya Dihadiri Staf

2 minutes reading
Monday, 11 Oct 2021 23:09 729 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD Kukar dengan PT Cipta Kompak Buana Mandiri (CKBM) yang beroperasi di Kelurahan Teluk Pemedas Samboja, Senin 11 Oktober 2021, berakhir tanpa ada solusi karyawan perusahaan dan sub kontraktornya.

RDP kita tunda dan akan kita jadwalkan lagi dengan manajemen PT CKBM karena yang hadir hari ini, hanya staf administrasi saja, ini sangat kami sayangkan,” ungkap  Wakil Ketua Komisi I DPRD Kukar, Achmad Jaiz.

Permasalahan yang dialami karyawan perusahaan tersebut adalah  tak dibayarkannya hak dan PHK sepihak.

“Kami ingin mendenar dari perusahaan, karyawan yang di-PHK dan tidak dibayarkan haknya, apakah karyawan tetap atau karyawan kontrak?” ucapnya.

Persoalan tersebut, lanjut Zais, sudah dimediasi oleh Pemerintah Kelurahan Pemedas. “Ketika difasilitasi pemerintah setempat tidak ada solusi, maka mengadu ke DPRD untuk diselesaikan,” jelasnya.

Politisi Golkar tersebut memberikan tenggat kepada PT CKBM selama sepekan untuk menyelesaikan hak-hak karyawannya.

“Jika dalam sepekan tidak ada komitmen baik dengan karyawannya, maka kami akan Sidak ke lapangan, ” jelasnya.

Anggota Komisi I Johansyah menambahkan, seharusnya manajemen penentu keputusan bisa hadir karena Koramil Samboja dan salah satu investor PT CKBM yaitu Perusda KSDE memenuhi undangan dewan.

“Seharusnya pimpinan perusahaan bisa menjelaskan, kenapa hak-hak karyawan tidak bisa dibayarkan,” sebut mantan Kades Batuah Loa Janan ini.

Pihak Disnaker Kukar, melalui Kabid Pengendalian Hubungan Industri, Syukur Eko Budi Santoso mengungkapkan masalah yang dialami karyawan CKBM belum masuk ke kantornya.

“Belum ada laporan yang kita terima, jika ada laporan maka akan kami fasilitasi secepatnya, ” ungkap Budi.

Salah satu karyawan, Yadi mengharapkan hak-hak mereka sebagai karyawan segera mendapatkan solusi dari perusahaan.

Penulis: Andri

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x