src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Prodi PAI Unikarta Raih Akreditasi Unggul

Prodi PAI Unikarta Raih Akreditasi Unggul

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Okt 2026 19:14 32 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Keluarga besar Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Tenggarong tengah berbahagia. Pada Selasa 29 September 2026, satu program studi meraih akreditasi Unggul yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI). Capaian ini tidak diraih secara instan, melainkan melalui persiapan selama empat tahun.

“Visitasi oleh asesor dilakukan pada 6 September, dan pada 29 September akreditasinya sudah terbit,” ujar Dekan FAI Habib Zainuri di ruang kerjanya, Kamis 1 Oktober 2026.

Menurut Habib, kepercayaan diri FAI untuk meraih akreditasi Unggul didukung beberapa hal. Pertama, FAI memiliki lima dosen bergelar doktor. Ia menjelaskan, ketiadaan dosen bergelar doktor justru menurunkan penilaian akreditasi.

Kedua, dosen dan mahasiswa aktif menulis artikel ilmiah. Berdasarkan ketentuan penilaian akreditasi, minimal 15 persen mahasiswa aktif harus menulis. Dengan ketentuan itu, jumlah minimal mahasiswa yang menulis adalah 61 orang, sedangkan mahasiswa FAI yang rajin menulis mencapai 78 orang. “Bahkan, 14 dosen kami semuanya aktif menulis karya ilmiah. Tulisan dosen dan mahasiswa masuk jurnal ilmiah Sinta 3,” jelasnya.

Selain itu, kewajiban dosen turut dinilai. Dosen harus memiliki rencana pembelajaran, mengajar secara aplikatif, dan mencatat kehadiran mahasiswa. Dosen juga harus mengantongi surat tugas dari fakultas atau universitas jika melakukan riset bersama lembaga luar.

Habib menegaskan, persiapan menuju akreditasi Unggul dilakukan selama empat tahun. “Kalau persiapannya dadakan atau hanya satu tahun, pasti tidak akan sanggup,” ujarnya.

Aspek lain yang dinilai adalah keterserapan alumni di dunia kerja. Alumni FAI umumnya diterima bekerja kurang dari enam bulan setelah lulus, meskipun pekerjaannya tidak sesuai dengan bidang studi, misalnya sebagai pengusaha atau wartawan. Sementara itu, alumni yang bekerja sebagai guru sesuai jurusan memperoleh nilai akreditasi yang lebih tinggi.

“Lulusan kami ada yang menjadi wartawan dan pengusaha, tetapi penilaiannya kecil. Kalau alumni menjadi guru, nilainya besar,” tegasnya.

Akreditasi dengan nilai 337 ini berlaku selama tiga tahun dan belum memenuhi masa berlaku lima tahun. Hal itu karena persyaratan kerja sama internasional belum terpenuhi, seperti menggelar seminar internasional dengan menghadirkan dosen dari luar negeri serta menjalin riset dan pembiayaan bersama perguruan tinggi luar negeri.

Adapun untuk penilaian sarana perkuliahan, FAI dipastikan memenuhi syarat. Ruang kuliah FAI telah dilengkapi pendingin udara (AC), proyektor (infokus), dan perlengkapan belajar lainnya. “Ini bukan hanya menjadi motivasi bagi kami di FAI, melainkan juga bisa ditiru oleh prodi lain agar universitas dapat meraih akreditasi Unggul juga,” pungkasnya. (Andri)

LAINNYA
x