src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Jalan Gunung Uwang tembus KM 12 Tenggarong-Kota Bangun.(sumber : Andri)
HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Masyarakat Kukar mulai banyak melintas jalan baru yang menghubungkan Gunung Uwang tembus KM 12 poros Tenggarong-Kota Bangun. Jarak dan waktu tempuh lebih singkat dibanding Jalan Triyu 2 yang digunakan warga selama ini.
”Saya sudah biasa melewati jalan baru tersebut dari Jonggon ke Tenggarong,” cerita warga Loa Kulu, Burhan, Sabtu 28 Maret 2026.
Jika melalui jalan poros Tenggarong-Kota Bangun, dia masuk dari KM 12 Jalan Syaukani HR. Jalan baru tersebut, kata dia, sudah disemenisasi. ”Beda dengan jalan Triyu 2 banyak yang hancur jalannya,” jelasnya.
Ia mengaku sudah banyak memberitahu keluarga dan teman-temannya soal kondisi jalan tersebut yang mempersingkat waktu jika ingin datang ke Jonggon. ”Yang terpenting, jangan terlalu malam hari melintas karena masih sepi dan penerangan jalan umum jarang ada, suasana sangat gelap sekali,” tegasnya.
Salah satu warga Tenggarong, Sulistio juga mengaku sudah mulai melintasi jalan baru tersebut saat bepergian ke Kota Bangun. Sebab, Jalan Triyu 2 banyak titik yang rusak parah. ”Saya lebih memilih jalan baru tersebut,” ucapnya.
Rute dari Kota Bangun saat melewati jalan tersebut, penggguna sampai ke Gunung Uwang, berbelok kiri ke arah Bensamar-Maluhu-Mangkurawang Darat. Jika berbelok kanan menuju Loa Ipuh akan sampai ke kota Tenggarong.
Warga Mangkurawang, Jurni mengaku belum mengetahui jalan baru tersebut. ”Nanti saya akan coba lewat jalan tersebut,” jelasnya.(Andri)