src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Peluncuran program KKI oleh Bupati Edi Damansyah. (Andri) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Program Kredit Kukar Idaman (KKI) sejak diluncurkan empat bulan yang lalu oleh Bupati Kukar Edi Damansyah mulai banyak diminati.
Banyak proposal yang diajukan, baik secara individu maupun berkelompok.
“Sudah tembus 200 pemohon KKI, ” ungkap Kabid Pemberdayaan UMKM, Dinas Koperasi dan UMKM Kukar, Dianto Raharjo, kepada Headlinekaltim.co, Jumat 21 Januari 2022.
Dianto menambahkan, permohonan KKI harus melalui Dinas Koperasi dan UMKM. Ada beberapa persyaratan yang diterbitkan dinas, seperti Surat Keterangan Usaha (SKU).
“Kalau berkas persyaratan sudah lengkap, baru diserahkan ke Bankaltimtara Tenggarong, ” ucapnya.
Berkas KKI lengkap dan masuk ke Bankaltimtara tidak langsung diterima. Bank akan lakukan verifikasi lagi.
“Dari verifikasi tersebut, dapat diketahui, berapa besaran iuran pengembalian kredit yang pantas dibayar perbulannya. Maksimal masa kredit selama 2 tahun, ” ungkapnya.
Ada tiga kategori yang ditetapkan dalam pemberian KKI, yaitu pedagang kaki lima, wirausaha, dan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Besaran nilai kredit dari Rp 10 juta untuk pedagang kaki lima, Rp 15 juta untuk wirausaha, dan Rp 25 juta untuk kategori UMK. Baik yang baru memulai usaha atau pelaku usaha lama.
“Yang mengajukan, ada yang bersifat individu atau juga per kelompok. Lebih enak per kelompok karena ada yang mengkoordinir dan bertanggung jawab, ” paparnya.
Untuk program KKI tanpa bunga pengembalian atau 0 persen. Akan tetapi si pemohon harus tetap melampirkan jaminan sebagai pengikat.
“Pemohon pinjaman dari berbagai wilayah, ada yang dari Muara Badak, Muara Jawa, Sangasanga dan Tenggarong serta kecamatan lainnya, ” jelasnya. (Andri)