25.7 C
Samarinda
Thursday, June 30, 2022

Luhut Binsar Pandjaitan: Ayo Bersama Bangkitkan UMKM Indonesia

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menekankan untuk seluruh pihak terlibat aktif, sinergi dan kompak guna membangkitkan ekonomi produktif Indonesia, khususnya kepada UMKM.

Dikatakannya, saat ini pihaknya tengah mengupayakan penguatan UMKM yang ditargetkan pada tahun 2024 mendatang mencapai 30 juta dengan berbagai unit usaha di Indonesia.

“Kekompakan itu penting, tidak boleh merasa diri sendiri yang bekerja. Kalau dikerjakan bersama-sama, Insyaallah kuat maksimal. Ayo kita kerjasama selesaikan apa saja. Karena orang melihat bangga buatan UMKM, bersama kita bangkit dan kuatkan,” ucapnya saat membuka secara acara Grand Launching Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Kalimantan Timur tahun 2021, yang dilaksanakan di Plenary Hall Samarinda Kompleks GOR Sempaja, Samarinda, Selasa 12 Oktober 2021.

“Sebelumnya ada 8 juta (UMKM seluruh Indonesia, red), sekarang 16 juta. Target kita terus berkembang. Saya berharap kita bisa capai target pada 2024 sebanyak 30 juta,” sambungnya.

Gubernur Kaltim Isran Noor turut menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas dipilihnya Kaltim sebagai daerah penyelenggara Gernas BBI tahun 2021 serta dukungan sebagai Ibu Kota Negara (IKN).

“Masyarakat Kaltim merasa bangga dan bahagia atas kehadiran dan partisipasi dalam membangun, menciptakan, mendukung kerjasama untuk kita dapat mencintai dan memanfaatkan produk-produk buatan Indonesia. Tidak ada lain kami sampaikan, kecuali terima kasih atas dukungan terutama kepada Bapak Menteri Luhut sebagai Ketua Gernas BBI,” ucapnya.

Dikatakan orang nomor satu di Kaltim ini, kehadiran Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Kaltim adalah sebagai wujud semangat IKN.

“Ini sebagai wujud dukungan semangat Kaltim sebagai calon IKN. Dan bapak Menteri pendukung berat dalam penyelesaian pembahasan Undang-undang IKN,” katanya.

Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina Dedi Sunardi mengatakan, kegiatan Gernas BBI Kaltim tahun 2021 ini adalah hasil kolaborasi antara Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Kementerian Transmigrasi yang didukung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Pemerintah Provinsi Kaltim dan Bank Indonesia.

Dikatakannya, berbagai pelatihan digital telah dilakukan sejak Agustus 2021 kepada seluruh UMKM yang berhasil masuk dalam BBI, sebagai bekal UMKM untuk mempersiapkan diri menyongsong era kemajuan teknologi saat ini.

“Berkaca dari kegiatan sebelumnya, kita melibatkan 1.700 UMKM yang terdiri dari 100 mitra binaan terpilih. Kegiatan itu dikunjungi oleh 32 ribu dari 38 negara,” katanya.

Masih kata dia, kegiatan BBI merupakan Gernas BBI pertama yang melibatkan 220 usaha mikro berdasarkan kualitas produk yang baik dan sudah layak ekspor.

“Kami berharap, kegiatan ini bermanfaat dengan baik bagi seluruh peserta dan dapat mempertahankan eksistensi penggerak ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Pertamina sendiri kata Dedi Sunardi, terus berupaya meningkatkan pelayanan BBM satu harga hingga di pedesaan.

“Pertamina juga berupaya membangun ekonomi pedesaan dengan program BBM mini di wilayah desa. Ini sejalan dengan tujuan meluaskan jangkauan BBM satu harga. Saat ini sudah 18.200 yang tersebar di Indonesia dan 209 berada di Kaltim,” katanya.

Grand Launching Gernas BBI Kaltim tahun 2021 ini juga dihadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Bupati dan Wakil Bupati se-Kaltim, Kepala Forkopimda Kaltim, Kepala Perwakilan BI Kaltim Tutuk SH Cahyono. Serta Kementrian terkait yang mengikuti kegiatan secara virtual.

Penulis : Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU