src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ilustrasi – Suasana arus lalu lintas di Gerbang Tol Prambanan. ANTARA/HO-Jasa Marga/am.HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA – Jasa Marga mencatat peningkatan lalu lintas tol Nataru 2025 di lima ruas strategis selama periode H-7 hingga H-4 Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Lonjakan lalu lintas tol Nataru 2025 ini terjadi di sejumlah ruas utama seperti Tol Belmera, MKTT, Balsam, Mabit, dan Tol Solo–Yogyakarta, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat jelang libur panjang.
Peningkatan lalu lintas tol Nataru 2025 terjadi selama periode 18–21 Desember 2025. Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat total 780.833 kendaraan melintas di lima ruas tol yang dikelola. Angka tersebut naik 3,26 persen dibandingkan kondisi normal yang berada di level 756.155 kendaraan.
Dilansir dari AntaraNews, Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani, lonjakan lalu lintas tol Nataru 2025 mencerminkan meningkatnya pergerakan masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Lima ruas tol yang mengalami kenaikan volume lalu lintas secara beruntun meliputi Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera), Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT), Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam), Tol Manado–Bitung (Mabit), serta Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan.
Pada Ruas Tol Belmera, volume lalu lintas tol Nataru 2025 tercatat mencapai 315.522 kendaraan. Jumlah ini naik tipis 0,2 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 314.757 kendaraan. Dari total tersebut, sebanyak 79.279 kendaraan tercatat melintas melalui Gerbang Tol Amplas menuju Kota Medan, meningkat 3,41 persen dari lalu lintas normal.
Sementara arus kendaraan yang meninggalkan Kota Medan melalui Gerbang Tol Amplas tercatat sebanyak 85.609 kendaraan. Angka ini menunjukkan kenaikan 3,64 persen dibandingkan volume lalu lintas tol Nataru 2025 pada kondisi normal.
Lonjakan lebih signifikan terjadi di Ruas Tol MKTT. Selama periode pengamatan, tercatat 68.004 kendaraan melintas, meningkat 10,1 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 61.773 kendaraan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22.354 kendaraan tercatat masuk melalui Gerbang Tol Kualanamu dari arah Bandara Internasional Kualanamu.
Arus menuju bandara juga mengalami peningkatan. Sebanyak 24.146 kendaraan terdata melintas menuju Bandara Internasional Kualanamu melalui Gerbang Tol Kualanamu, atau naik 15,01 persen dibandingkan lalu lintas normal. Kenaikan ini menegaskan tingginya mobilitas penumpang udara selama lalu lintas tol Nataru 2025.
Di wilayah Kalimantan, Ruas Tol Balikpapan–Samarinda mencatat total volume lalu lintas tol Nataru 2025 sebanyak 57.856 kendaraan. Jumlah tersebut melonjak 23 persen dibandingkan kondisi normal yang berada di angka 47.054 kendaraan.
Sementara itu, Ruas Tol Manado–Bitung juga mengalami peningkatan signifikan. Total kendaraan yang melintas tercatat sebanyak 32.359 unit atau naik 22,2 persen dibandingkan volume lalu lintas normal sebanyak 26.479 kendaraan.
Peningkatan tertinggi tercatat di Ruas Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan. Selama periode lalu lintas tol Nataru 2025, sebanyak 79.240 kendaraan melintas atau melonjak 29,2 persen dibandingkan kondisi normal.
Berdasarkan data operasional, sebanyak 45.100 kendaraan tercatat menuju Yogyakarta melalui Gerbang Tol Prambanan. Angka ini meningkat tajam hingga 43,10 persen dibandingkan lalu lintas normal. Sementara kendaraan yang meninggalkan Yogyakarta melalui gerbang tol yang sama tercatat sebanyak 41.873 unit, naik 27,11 persen dari kondisi normal.
“Secara keseluruhan, Regional Nusantara mencatat total volume lalin sejumlah 780.833 kendaraan atau meningkat 3,26 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 756.155 kendaraan,” ujar Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division Tyas Pramoda Wardhani.