Beranda KPU Kukar KPU Kukar Terima Alat Peraga dan Bahan Kampanye Paslon Edi-Rendi

KPU Kukar Terima Alat Peraga dan Bahan Kampanye Paslon Edi-Rendi

KPU Kukar Terima Alat Peraga dan Bahan Kampanye Paslon Edi-Rendi - headlinekaltim.co
Sekretaris KPU Kukar Solihin saat menyerahkan APK dan BK ke Timses Edi-Rendi. (Sumber: Andri)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Komisi Pemilihan Umum Kutai Kartanegara menerima Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) milik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Edi Damansyah – Rendi Solihin, Rabu 11 November 2020 siang.

Selanjutnya, APK dan BK yang diterima berjumlah 251.174 lembar per item akan diserahkan ke Tim Sukses pasangan Edi – Rendi pada hari ini, Kamis 12 November.

“APK dan BK, kita terima kemarin hari Rabu. Dan hari ini Kamis kita langsung serahkan ke timses Edi-Rendi,” jelas Sekretaris KPU Kukar Solihin.

Advertisement

ABK dan BK yang diterima terdiri dari poster, pamflet, brosur dan selebaran. Dari barang tersebut, masih ada baliho besar 5 lembar per Kecamatan dan baliho kecil 2 lembar per desa yang belum selesai dikirim.

“Yang belum datang baliho besar sebanyak 5 lembar per kecamatan, dan baliho kecil 2 lembar per desanya,” jelas Solihin.

Solihin mengakui APK dan BK yang tiba terhitung lambat datang karena masa berakhirnya tahapan kampanye yang semakin dekat. Namun, KPU Kukar ditegaskannya hanya sebagai pihak penerima.

Sedangkan penyedia jasa yang bertanggung jawab mencetak mengirim APK dan BK dari Tangerang langsung ditunjuk KPU RI.

Dengan kondisi tersebut, perwakilan Tim Sukses Edi-Rendi, Wawan Amuji kecewa dengan terlambatnya diterima APK dan BK. Karena masa kampanye tidak sampai satu bulan lagi berakhir.

“Ini akan tidak maksimal dalam pendistribusiannya. Ideal APK dan BK harus sudah diterima tim sukses pekan ketiga bulan Oktober 2020,” katanya.

Rencananya, ribuan APK dan BK ini tidak langsung distribusikan. Tapi lebih dulu dikumpulkan di Sekretariat Edi-Rendi di  tingkat kabupaten.

Ini sembari menunggu alat peraga jenis baliho lainnya datang. “Setelah itu baru kita distribusikan ke desa-desa,” ujar Wawan. (Adv)

Penulis: Andri

Komentar
Advertisement